Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Agustus 2025 | 17.22 WIB

Pimpinan Komisi I Usul Pembentukan Cyber Command TNI untuk Perkuat Pertahanan Negara Hadapi Tantangan Global

Anggota Komisi I DPR Sukamta. Humas Fraksi PKS/Antara - Image

Anggota Komisi I DPR Sukamta. Humas Fraksi PKS/Antara

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyambut positif arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan percepatan modernisasi pertahanan berbasis teknologi, termasuk penguatan sistem pertahanan siber. Menurutnya, langkah tersebut sangat relevan dengan tantangan global yang semakin kompleks dan dinamis.

Sukamta menilai, kebijakan itu selaras dengan kebutuhan strategis nasional, khususnya dalam merespons dinamika keamanan di kawasan Indo-Pasifik. Ia menyinggung situasi konflik di Laut Cina Selatan serta rivalitas Amerika Serikat–Tiongkok yang kian intens sebagai tantangan nyata yang harus diantisipasi.

"Indonesia harus segera memperkuat daya tangkal nasional melalui pertahanan siber yang terintegrasi dengan sistem pertahanan modern. Tantangan di era multipolar bukan hanya serangan konvensional, tetapi juga ancaman di ruang cyber yang dapat melemahkan kedaulatan bangsa," kata Sukamta kepada wartawan, Kamis (20/8).

Mengingat, dalam pidato kenegaraan HUT ke-80 RI di sidang tahunan MPR, Presiden Prabowo Subianto memaparkan rencana strategis pertahanan yang meliputi modernisasi alutsista, penguatan komponen cadangan, pemberdayaan industri strategis nasional, serta peningkatan kesejahteraan prajurit TNI. 

Terlebih, anggaran Kementerian Pertahanan menempati posisi kedua terbesar dengan alokasi Rp 185 triliun. Sukamta menilai, langkah tersebut tepat dalam konteks penguatan pertahanan negara.

"Langkah strategis, pemerintah segera menyusun Grand Design Pertahanan 2045 yang mencakup empat dimensi utama di antaranya pangan, energi, cyber, dan maritim," tuturnya.

Legislator Fraksi PKS itu juga mendorong pengembangan industri pertahanan nasional dengan memperluas kemitraan internasional. 

"Pengembangan industri pertahanan nasional harus diperluas melalui kemitraan dengan negara-negara strategis seperti Korea Selatan, Turki, dan sejumlah negara Eropa," ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Sukamta mengusulkan pembentukan Cyber Command TNI serta Komando Pertahanan Pangan Nasional. Ia menilai kedua institusi baru ini akan memperkuat ketahanan negara di sektor-sektor strategis. 

"Pondasi pertahanan yang kuat dan adaptif terhadap dinamika global, Indonesia tidak hanya mampu menjaga kedaulatan, tetapi juga berperan aktif sebagai penyeimbang dalam percaturan geopolitik Indo-Pasifik," pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore