Ilustrasi: Warga Gaza dilanda kelaparan serius. (WHO).
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mengecam keras rencana Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu yang disebut akan mengambil alih Kota Gaza dengan memindahkan seluruh penduduk ke kamp-kamp pusat. Menurutnya, langkah tersebut merupakan awal dari upaya penguasaan penuh wilayah Gaza dan akan membahayakan keselamatan warga sipil Palestina.
"Ini menunjukkan betapa kejinya Israel, mereka berdalih ingin melumpuhkan Hamas dan gerakan perlawanan lainnya padahal maksud sesungguhnya adalah menguasai wilayah Gaza dan mengusir serta membunuh warga sipil sampai tidak ada lagi yang tersisa," kata Sukamta kepada wartawan, Selasa (12/8).
Ia menegaskan, jika rencana itu terlaksana, risiko korban sipil akan semakin besar. Sukamta menyebut, warga Palestina sejak awal agresi sudah berada dalam kondisi memprihatinkan, sehingga kebijakan ini hanya akan memperburuk keadaan.
Rencana Israel akan menguasai Gaza pertama kali diungkapkan jurnalis Timur Tengah, Barak Ravid, yang bekerja untuk media Amerika Serikat Axios pada Jumat (8/8).
Netanyahu disebut akan mengevakuasi seluruh penduduk Gaza ke kamp-kamp pusat sebelum melakukan penguasaan total atas kota tersebut. Kabinet Israel dikabarkan telah menyetujui rencana ini.
Sejumlah citra satelit juga menunjukkan pasukan Israel bersiap melancarkan serangan darat skala besar yang diduga untuk merebut Gaza City di Jalur Gaza, Palestina.
Sukamta menilai, langkah itu membuktikan tidak adanya itikad baik dari pemerintahan Netanyahu untuk mencapai gencatan senjata.
"Selama ini Israel dan AS menuduh Hamas sebagai sebab belum tercapainya perundingan gencatan senjata, padahal sangat jelas yang jadi penyebabnya adalah Israel. Israel hingga detik ini masih bernafsu untuk kuasai Gaza dan melakukan genosida," ujarnya.
Lebih lanjut, pimpinan komisi yang membidangi urusan luar negeri dan pertahanan itu menyatakan, rencana penguasaan Gaza hanya akan semakin menghambat proses perdamaian.
Karena itu, ia menyerukan agar komunitas internasional segera mengambil sikap tegas, termasuk negara-negara yang tergabung dalam Deklarasi New York.
"Deklarasi New York belum lama ini menunjukkan dukungan internasional yang semakin kuat untuk segera menghentikan kekejian Israel," tegasnya.
Legislator PKS itu berharap negara-negara anggota deklarasi tersebut, terutama Inggris, Prancis, dan Kanada, turut mendesak dihentikannya rencana Israel atas penguasaan Kota Gaza tersebut.
"Karena jelas akan membahayakan rencana two-state solution," pungkasnya.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
