Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Juli 2025 | 01.24 WIB

Presiden Prabowo Subianto Bakal Beri Sambutan di Hadapan Kader PSI saat Penutupan Kongres

Presiden Prabowo Subianto. (Istimewa) - Image

Presiden Prabowo Subianto. (Istimewa)

JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dan memberikan sambutan dalam penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025 yang digelar di Auditorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu malam (20/7). Acara penutupan Kongres PSI itu juga akan dihadiri Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI, Raja Juli Antoni, menyampaikan, Presiden Prabowo akan menyampaikan pesan kebangsaan sekitar pukul 19.00 WIB. 

"Insya Allah kalau tidak ada halangan dan beliau tidak memiliki tugas kenegaraan lain yang lebih penting, Pak Prabowo akan hadir bersama kami menutup kongres PSI secara resmi," kata Raja Juli kepada wartawan, Minggu (20/7).

Selain Presiden Prabowo, acara penutupan ini juga direncanakan dihadiri sejumlah tokoh nasional dari lintas partai. Di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, serta Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi.

Raja Juli juga memastikan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, tidak akan hadir dalam penutupan Kongres PSI malam ini. Jokowi telah hadir dan memberikan sambutan pada acara pembukaan, yang digelar pada Sabtu kemarin (19/7).

"Jokowi tidak hadir ya, karena beliau kemarin sudah hadir di acara kongres. Nanti yang hadir insya Allah sekali lagi Pak Prabowo dan Mas Gibran," tegasnya

Sebelumnya, Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), memberikan pesannya kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) jelang berakhirnya hari pertama kongres partai berlogo gajah di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng).

Kongres PSI 2025 kembali mengesahkan kemenangan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, dalam Pemilihan Raya 2025 diadakan di Graha Saba Buana.

“Saya masuk (gedung) tadi, memberikan feeling kepada saya bahwa auranya PSI ini akan menjadi partai kuat dan partai besar,” kata Jokowi kemarin.

Jokowi mengingatkan, PSI harus menempuh tahap-tahap yang panjang terlebih dahulu melalui Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 sebelum akhirnya menjadi partai besar pada 2034 kelak.

“Tapi, jangan tergesa-gesa. Ada step-stepnya. Belum (besar) di 2029, feeling saya akan mulai di 2034 dengan catatan semuanya, mesinnya, semuanya bekerja keras,” tambahnya.

Jokowi menilai perubahan PSI menjadi ‘Partai Super Tbk’ di mana anggota-anggotanya bisa memilih ketua umum (ketum) akan memperkuat rasa kepemilikan para kader. Sehingga, partai tersebut bisa menjadi lebih kuat lagi dalam melayani rakyat dan bertarung di dalam kontestasi-kontestasi elektoral berikutnya.

“Kenapa saya yakin PSI akan menjadi partai yang besar, partai yang kuat. Yang pertama, PSI sudah memilih sebagai sebuah ‘Partai Super Tbk’. Artinya apa, saham partai ini dimiliki oleh seluruh pengurus, oleh seluruh anggota, oleh seluruh kader,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore