
Presiden Prabowo Subianto. (Istimewa)
JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dan memberikan sambutan dalam penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025 yang digelar di Auditorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu malam (20/7). Acara penutupan Kongres PSI itu juga akan dihadiri Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI, Raja Juli Antoni, menyampaikan, Presiden Prabowo akan menyampaikan pesan kebangsaan sekitar pukul 19.00 WIB.
"Insya Allah kalau tidak ada halangan dan beliau tidak memiliki tugas kenegaraan lain yang lebih penting, Pak Prabowo akan hadir bersama kami menutup kongres PSI secara resmi," kata Raja Juli kepada wartawan, Minggu (20/7).
Selain Presiden Prabowo, acara penutupan ini juga direncanakan dihadiri sejumlah tokoh nasional dari lintas partai. Di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, serta Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi.
Raja Juli juga memastikan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, tidak akan hadir dalam penutupan Kongres PSI malam ini. Jokowi telah hadir dan memberikan sambutan pada acara pembukaan, yang digelar pada Sabtu kemarin (19/7).
"Jokowi tidak hadir ya, karena beliau kemarin sudah hadir di acara kongres. Nanti yang hadir insya Allah sekali lagi Pak Prabowo dan Mas Gibran," tegasnya
Sebelumnya, Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), memberikan pesannya kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) jelang berakhirnya hari pertama kongres partai berlogo gajah di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng).
Kongres PSI 2025 kembali mengesahkan kemenangan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, dalam Pemilihan Raya 2025 diadakan di Graha Saba Buana.
“Saya masuk (gedung) tadi, memberikan feeling kepada saya bahwa auranya PSI ini akan menjadi partai kuat dan partai besar,” kata Jokowi kemarin.
Jokowi mengingatkan, PSI harus menempuh tahap-tahap yang panjang terlebih dahulu melalui Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 sebelum akhirnya menjadi partai besar pada 2034 kelak.
“Tapi, jangan tergesa-gesa. Ada step-stepnya. Belum (besar) di 2029, feeling saya akan mulai di 2034 dengan catatan semuanya, mesinnya, semuanya bekerja keras,” tambahnya.
Jokowi menilai perubahan PSI menjadi ‘Partai Super Tbk’ di mana anggota-anggotanya bisa memilih ketua umum (ketum) akan memperkuat rasa kepemilikan para kader. Sehingga, partai tersebut bisa menjadi lebih kuat lagi dalam melayani rakyat dan bertarung di dalam kontestasi-kontestasi elektoral berikutnya.
“Kenapa saya yakin PSI akan menjadi partai yang besar, partai yang kuat. Yang pertama, PSI sudah memilih sebagai sebuah ‘Partai Super Tbk’. Artinya apa, saham partai ini dimiliki oleh seluruh pengurus, oleh seluruh anggota, oleh seluruh kader,” pungkasnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
