Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Juni 2025 | 15.44 WIB

Hari Ini Komisi I DPR Panggil Menlu Sugiono, Bahas soal Konflik Iran-Israel hingga Perlindungan WNI

Ketua Komisi I DPR Utut Adianto memberikan keterangan pers terkait revisi UU TNI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Ketua Komisi I DPR Utut Adianto memberikan keterangan pers terkait revisi UU TNI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Komisi I DPR RI mengagendakan rapat kerja (raker) dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (30/6). Hal itu tertuang dalam agenda kerja DPR RI hari ini.

Raker antara Komisi I DPR RI dengan Menlu Sugiono akan membahas terkait kondisi geopolitik dan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Salah satu yang menjadi pembahasan hangat, tak dipungkiri soal posisi Indonesia menyikapi konflik Iran-Israel. Serta, pelibatan Amerika Serikat (AS) yang sempat melakukan peluncuran rudal terhadap Iran.

"Raker Komisi I dengan Menlu agenda: kondisi geopolitik dan perlindungan WNI di luar negeri, dan lain-lain," tulis agenda kerja DPR RI, Senin (30/6).

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, sebelumnya mengungkapkan pihaknya bakal memanggil Menlu Sugiono, untuk membahas sikap Pemerintah Indonesia dalam menyikapi geopolitik dunia, khususnya konflik antara Iran dan Israel.

Menurutnya, pembahasan itu penting dilakukan untuk mengetahui sikap Pemerintah RI secara diplomatik. Terutama mendorong Amerika Serikat agar tidak terlalu jauh terlibat dalam perang tersebut.

"Pak Menlu mau kita undang segera ke DPR RI," kata Utut di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (23/6).

Politikus PDIP itu menyebut, penjelasan Menlu Sugiono akan menjadi represntasi sikap Pemerintah Indonesia dalam menyikapi kondisi global yang tengah memanas. Ia menekankan, dirinya tidak bisa asal bersikap mengingat sensitivitas posisi Indonesia dalam konflik Timur Tengah tersebut.

"Kalau orang kayak saya ngomong kan orang pribadi. Tapi kalau Menlu kan state dia. Dia juga, Pak Prabowo ngambil garis dimana," ujar Utut.

Lebih lanjut, Utut menyatakan bahwa posisi Indonesia sangat krusial. Menurutnya, bersikap memihak dalam konflik ini akan menimbulkan konsekuensi diplomatik yang kompleks.

"Kita memihak kemanapun serba salah. Yang paling penting kita utamakan kan kepentingan nasional kita," pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore