
Ketua KPU Mochammad Afifuddin mengikuti rapat kerja dan RDP dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) buka suara perihal penggunaan pesawat private jet selama Pemilu 2024 yang diadukan ke KPK dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Ketua KPU Mochammad Afifuddin menegaskan, keputusan itu merupakan langkah operasional strategis dalam situasi luar biasa (extraordinary circumstances).
Dia menjelaskan, masa kampanye Pemilu 2024 hanya berlangsung selama 75 hari, jauh lebih pendek dari Pemilu 2019 yang mencapai 263 hari. Konsekuensinya, waktu pengadaan dan distribusi logistik Pemilu 2024 hanya punya waktu sekitar 75 hari. Padahal, dengan yang sangat sempit tersebut, KPU pusat harus memantau dan memastikan kesiapan dan distribusi logistik ke berbagai daerah.
"Dalam situasi seperti ini, mobilitas tinggi menjadi keharusan. Moda transportasi reguler tidak mampu memenuhi kecepatan yang dibutuhkan,” ujar Afifuddin, Sabtu (24/5).
Soal penggunaan private jet ke kota besar yang notabene banyak pesawat komersial, Afif mengakui penggunaan pesawat jet itu awalnya direncanakan ke daerah terpencil. Namun dalam perkembangannya, di kota besar juga ada masalah.
"Jadi penggunaan pesawat jet bukan hanya karena keterpencilan wilayah, tetapi karena kebutuhan mobilitas. Misalnya, kunjungan ke tiga provinsi dalam satu hari. Ini tidak mungkin dicapai dengan pesawat komersial reguler," imbuhnya. Oleh karenanya, dia menepis tudingan jika KPU foya-foya.
Afifuddin menambahkan, dengan adanya monitoring dan inspeksi oleh KPU RI ke daerah, membuat KPU daerah lebih sigap dan siap dalam melakukan sortir, lipat dan pengepakan logistik pemilu di gudang-gudang KPU Kab/Kota.
"Merasa diawasi langsung, maka secara psikologis KPU daerah bekerja sesuai target dan time line yang telah ditetapkan" ujar Ketua KPU RI.
Hasilnya, kesalahan dalam pengadaan, pengepakan dan distribusi logistik Pemilu 2024 dapat diminimalisir. Berbagai daerah yang biasanya langganan terjadi keterlambatan logistik pada pemilu sebelumnya, dapat diselesaikan tepat waktu pada pemilu 2024. Bahkan secara umum, klaimnya, anggaran logistik Pemilu 2024 dilakukan efisiensi sekitar 380 Milyar.
Lebih lanjut lagi, Afifuddin juga menegaskan bahwa penggunaan anggaran dilakukan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang terkait Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dana yang digunakan berasal dari APBN dan tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) KPU RI.
Dalam pelaksanaan kontrak pesawat jet, KPU juga melakukan efisiensi pembayaran dari kontrak awal sebesar 65 Milyar, menjadi 46 Milyar. Meski demikian, KPU mengaku akan tetap mendengarkan suara publik.
“Kami mendengarkan suara publik. Tapi kami juga punya kewajiban konstitusional untuk memastikan pemilu berjalan tepat waktu dan berkualitas" pungkas Afifuddin.
Sebelumnya, koalisi masyarakat sipil melaporkan tujuh komisioner KPU ke KPK dan DKPP. Mereka menilai ada dugaan pelanggaran pidana hingga etik. Di aspek pidana, koalisi menilai angka kontrak 59 penerbangan sebesar Rp 45 miliar terlalu mahal. Sementara di aspek etik, perilaku itu dinilai menghamburkan uang negara.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
