Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 September 2024 | 22.12 WIB

Rano Karno Akan Masukkan Pencak Silat Sebagai Program Prioritas di Sekolah

Bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno sempat bertemu dengan Anies Baswedan saat car free day (CFD) di Senayan, Jakarta, Minggu (1/9). (Istimewa)

JawaPos.com - Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyambangi kediaman 'Bapak Pencak Silat Dunia' Mayjen TNI (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya. Pertemuan digelar di wilayah Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 
 
Menurut Rano, banyak ilmu yang didapatkan dari Eddie Marzuki. Terlebih Bapak Pencak Silat Dunia ini pernah menduduki jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Gubernur Letjen TNI (Purn) Raden Soeprapto pada periode 1982-1987.
 
Dalam pertemuan tersebut Rano mengaku akan memprioritaskan pencak silat masuk dalam kurikulum di sekolah. Mengingat pencak silat sudah menjadi simbol identitas bangsa Indonesia. 
 
 
"Ya Insya Allah, tadi saya udah ngomong. Kalau memang jadi insya Allah, ekstra kulikuler silat bisa masuk di sekolah. Tidak wajib. Karate boleh, taewkondo boleh, judo boleh," kata Rano, Selasa (3/9). 
 
Politikus PDI Perjuangan ini mendorong agar ada kompetensi bagi praktisi silat khususnya di Jakarta. Tentu dengan menanamkan semangat olahraga, sportifitas, dan budaya. 
 
"Tapi silat harus ada. Makanya itu, para guru-guru, silat ini harus punya kompetensi masuk ke situ. Jadi Insya Allah kalau memang saya jadi, pencak silat pasti akan masuk dalam ekstra kulikuler," ujarnya. 
 
Saat tiba di kediaman Eddie, Rano yang mengenakan kemeja merah membawa bingkisan buah-buahan. Ia sempat bercengkrama sebentar dengan Eddie mengenang beberapa foto yang ada di ruang tamu. 
 
 
Diketahui Eddie berasal dari keluarga Betawi kebanyakan di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ia merintis karir di Angkatan Bersenjata tanpa melalui Akademi Militer, berkat ketekunan dan kerja keras membuatnya mampu mencapai cita-citanya menjadi perwira tinggi.
 
Bahkan ia berperan penting dalam upaya membuat Pencak Silat diakui The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda.
 
Berkat perjuangan Eddie, Pencak Silat resmi masuk daftar UNESCO pada 12 Desember 2019 melalui kegiatan Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Kolombia. Kala itu Eddie mengemban amanah sebagai pembina Tim Pencak Silat Road to UNESCO dan Olympic tahun 2014-2019.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore