Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Agustus 2024 | 15.22 WIB

Kiai Situbondo soal Konflik PKB-PBNU: Jangan Nafsu Dilawan Nafsu

Sejumlah pengurus Dewan Syuro PKB menyampaikan keterangan pers di kantor PBNU (9/8). (LTN PBNU) - Image

Sejumlah pengurus Dewan Syuro PKB menyampaikan keterangan pers di kantor PBNU (9/8). (LTN PBNU)

JawaPos.com - Pengasuh pesantren Wali Songo Situbondo, Cholil As'ad Syamsul Arifin meminta kepada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) agar menahan diri menyikapi konflik dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dengan begitu, diharapkan pertikaian ini bisa segera berlalu.
 
"Perkara ini diabaikan saja, tidak usah direspons. 'Amitul bathil bissukuti 'anhu' (matikan kebathilan itu dengan tidak merespons atau mendiamkanya)," kata Cholil, Sabtu (17/8).
 
Menurutnya, tidak merespon bukan juga berarti berdiam diri. Tapi justru PKB harus terus bergerak memperjuangkan kebenaran dalam ranahnya sebagai partai politik.
 
"Tidak perlu nafsu dilawan nafsu, akal dilawan akal, karena hal itu menjauhkan dari Allah," imbuhnya.
 
Cholil berpendapat bahwa konflik yang saat ini terjadi adalah ujian bagi PKB. Dia menyakini persoalan ini bisa cepat berlalu.
 
"Secara rohani, spiritual Muhaimin lagi meningkat. Apapun tantangannya, insya Allah keluarnya jadi lebih baik. Maka jadi hal ini sebagai upaya lebih mendekatkan diri kepada Allah," pungkasnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore