
ILUSTRASI Pilkada Serentak 2020, (Kokoh Praba Wardani/Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Papua Tengah, Lembaga survei Indo Barometer melakukan survei dan pemetaan calon Gubernur Provinsi Papua Tengah yang baru saja dimekarkan dari Provinsi Papua. Survei dilakukan pada tanggal 1 – 9 April 2024 di seluruh Provinsi Papua Tengah meliputi 8 kabupaten yaitu Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Mimika, Nabire, Paniai, Puncak dan Puncak Jaya.
Peneliti Indo Barometer Christopher Nugroho menyampaikan bahwa dari sejumlah pertanyaan yang diajukan kepada responden atau masyarakat terkait nama-nama potensial calon gubernur Papua Tengah, nama Willem Wandik menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi yakni sebesar 18,7 persen, sementara nama lainnya di bawah angka 10 persen.
“Dari pertanyaan tertutup terhadap 16 nama calon gubernur, Willem Wandik paling banyak dipilih 18,7%, kemudian Yuni Wonda 7,7%, Natalis Tabuni 6,1%, Eltinus Omaleng 5,9%, Isaias Douw 5,7%, Timotius Murib 5,5%, Meki Fritz Nawipa 2,9%, Ateng Edowai 2,6%, Pietrus Waine 2,1%,” ujar Chris dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Kamis (20/6).
“Nama lainnya kurang dari 2%. Pemilih yang menyatakan tidak akan memilih atau rahasia, belum memutuskan, tidak tahu, tidak jawab 34,9%,” sambungnya.
Lanjut Chris menuturkan begitu juga ketika simulasi pertanyaan tertutup dengan 6 nama calon gubernur, Willem Wandik masih jauh unggul secara signifikan dibanding kandidat lainnya.
“Willem Wandik paling banyak dipilih 20,5%, kemudian Yuni Wonda 9,1%, Isaias Douw 6,7%, Eltinus Omaleng 6,1%, Ateng Edowai 3,4%, dan Meki Fritz Nawipa 3,0%. Pemilih yang menyatakan tidak akan memilih, rahasia, belum memutuskan, tidak tahu atau tidak jawab sebesar 51%,” bebernya.
Lebih lanjut Chris mengatakan uniknya ketika dikerucutkan dengan simulasi 4 nama calon gubernur, Willem Wandik makin menguat elektabilitasnya mencapai di atas 20 persen.
“Willem Wandik unggul dengan tingkat keterpilihan antara 21,3% - 22,8%, kemudian Yuni Wonda 9,1%, Isaias Douw 7,1%, Eltinus Omaleng 6,2% - 6,7%, Meki Fritz Nawipa 3,7%, dan Ateng Edowai 3,5%,” ucapnya.
Sementara nama-nama calon wakil gubernur, Chris mengatakan masih sangat dinamis sebab tidak ada tokoh yang unggul secara signifikan.
Ia menjelaskan untuk klasemen wakil gubernur dengan simulasi 16 nama ditempati Timotius Murib dengan elektabilitas 5 persen, dibuntuti secara ketat oleh Yuni Wonda dan Eltinus Omaleng yang sama-sama berada pada elektabalitis 4,8 persen, nama lainnya di bawah 4 persen.
“Timotius Murib dipilih 5%, Yuni Wonda dan Eltinus Omaleng masing-masing 4,8%, FX Mote 3,9%, Aloysius Giyai 3,7%, Ateng Edowai 3%. Nama lainnya kurang dari 3%. Pemilih yang menyatakan tidak akan memilih, rahasia, belum memutuskan, tidak tahu, tidak jawab 56,2%,” paparnya.
Begitu juga dengan simulasi 8 nama, Chris memaparkan tidak ada perbedaan elektabilitas calon wakil gubernur yang menonjol meski peringkat pertama masih ditempati Timotius Murib dengan elektabilitas 6,3 persen.
“Timotius Murib dipilih 6,3%, Eltinus Omaleng 4,9%, FX Mote 4,3%, Ateng Edowai 3,8%, Aloysius Giyai 3,5%, Yunus Wonda 3,4%, Yakobus Dumupa 2,7%, dan Herman Kayame 1,7%. Pemilih yang menyatakan tidak akan memilih/rahasia/belum memutuskan/tidak tahu/tidak jawab 69.4%."
Sedangkan berdasarkan temuan survei, tiga permasalahan mendesak yang harus segera dibenahi pemerintah provinsi Papua Tengah, ialah masalah keamanan seperti narkoba, penembakan dan penculikan sebesar 25,9 persen.
Kemudian sulitnya kondisi ekonomi rakyat sebesar 13,8 persen dan sulitnya lapangan pekerjaan 9,1 persen.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
