Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Mei 2024 | 18.37 WIB

Tarung di Pilkada 2024, PDIP Siap Calonkan 142 Kader di 11 Provinsi

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi Sekjen Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah memimpin jalannya pengarahan internal terhadap kader pada hari kedua pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDI Perjuanga - Image

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi Sekjen Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah memimpin jalannya pengarahan internal terhadap kader pada hari kedua pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDI Perjuanga

JawaPos.com – PDIP menyusun strategi pemenangan pilkada dalam rapat kerja nasional (rakernas) V yang digelar di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta. Partai banteng itu sepakat membentuk tim pemenangan pilkada secara nasional. Mereka juga meminta penguasa tidak melakukan intervensi dalam pesta demokrasi di daerah tersebut.

Adian Napitupulu ditunjuk sebagai ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasional PDIP.

Adian mengatakan, dalam pilkada serentak nanti, terdapat 142 kabupaten/kota di 11 provinsi yang PDIP bisa mencalonkan sendiri pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah (cakada-cawakada). ”Di luar itu, kita membangun kerja sama dengan partai-partai lain,’’ ujarnya dalam konferensi pers di arena rakernas kemarin.

Adian mengatakan, para pengurus daerah PDIP di seluruh Indonesia sepakat menolak campur tangan aparatur negara seperti yang terjadi pada Pilpres 2024. ”Jangan ada lagi aparatur negara yang bekerja secara politik untuk kepentingan satu dua calon yang lain. Jangan kita diadu dengan aparatur negara yang sama-sama kita biayai, itu tidak fair,’’ tegasnya.

PDIP ingin pilkada nanti menjadi pertarungan yang sehat dan tidak menakutkan. Adian mengatakan, rakyat harus bisa datang ke tempat pemungutan suara (TPS) secara riang dan gembira. Mereka harus memilih dengan bebas tanpa diintimidasi, distop fasilitasnya, dikurangi bantuan sosial, dan sebagainya.

Dalam kesempatan itu, sejumlah pengurus daerah PDIP memaparkan komunikasi dan penjajakan politik yang sudah dilakukan. Salah satunya, DPD PDIP Provinsi Sumatera Utara yang sudah menjajaki berbagai kemungkinan pasangan bakal calon kepala daerah yang akan diusung.

Ketua DPD PDIP Sumatera Utara Rapidin Simbolon menyebut beberapa nama kandidat gubernur. Baik dari kader internal maupun eksternal. Dari internal, sudah mendaftar Nikson Nababan yang juga bupati Tapanuli Utara dua periode. Kemudian, Eddy Rahmayadi yang merupakan gubernur incumbent saat ini.

Menurut Rapidin, partainya bisa mengusung calon sendiri karena meraih 21 kursi di DPRD provinsi. ”Mudah-mudahan nanti kita push untuk Sumatera supaya memenangkan gubernur, bupati, dan wali kota di sana,” katanya. Rencananya, ada sejumlah nama lain yang akan mendaftar. Wakil Gubernur petahana Sumatera Utara Musa Rajekhsah alias Ijeck juga sudah berkomunikasi dengan Rapidin. ”Ijeck sudah menelepon saya. Beliau akan mengembalikan formulir (pendaftaran) setelah rakernas. Kami welcome,” ujar Rapidin yang juga bupati Samosir.

Rapidin menegaskan, Sumatera Utara akan menjadi medan pertarungan penting. Sebab, menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, sudah digadang-gadang maju dalam pemilihan gubernur. Bobby saat ini masih menjabat wali kota Medan.

Rapidin mengingatkan seluruh pihak agar peristiwa politik pada pilpres Februari lalu tidak terulang. Yakni, adanya intervensi dan tekanan terhadap calon atau partai pengusung yang berhadapan dengan orang dekat penguasa. ”Kami sudah siapkan segala jurus untuk itu. Terutama kita menganut Satyam Eva Jayate, yakni kebenaran akan menemukan jalannya sendiri,” tuturnya.

PDIP Provinsi Maluku dan Papua Barat Daya juga menyusun strategi pemenangan. Mereka ingin mengulang kemenangan Pileg 2024 pada Pilkada 2024 di wilayah tersebut. Hal itu disampaikan Ketua DPD PDIP Maluku Benhur G. Watubun dan Ketua DPP PDIP Papua Barat Daya Yoppy Onnes.

Benhur menyampaikan, di Maluku PDIP berhasil menjadi pemenang pileg pada lima kabupaten/kota. ”Khusus untuk Provinsi Maluku, sudah tiga kali berturut-turut PDI Perjuangan keluar sebagai pemenang,’’ ungkapnya. Karena itu, kata dia, Maluku telah mempersiapkan kader-kader terbaiknya untuk membawa kemenangan kembali bagi PDIP di Pilkada 2024. Menurut dia, kemenangan bisa diraih jika pada pilkada nanti, kejadian di Pilpres 2024 tak terulang. Yaitu, adanya kecurangan yang masif.

Ketua DPD PDIP Kalimantan Barat (Kalbar) Lasarus menyatakan hal yang sama. Dia berharap pemerintahan pusat tidak mengintervensi pilkada yang akan digelar November itu. Pasalnya, intervensi kekuasaan pada Pilpres 2024 terlihat vulgar dan dirasakan oleh rakyat Indonesia. ’’Tentu kami berharap dalam pilkada yang akan datang tidak lagi menggunakan cara-cara yang kemarin dilakukan pada saat pilpres. Kami semua merasakan seperti apa campur tangan kekuasaan,” kata Lasarus.

Ketua Komisi V DPR RI itu menambahkan, di pilkada Kalbar, dirinya turut mendaftar sebagai bakal calon gubernur. Namun, dia memastikan akan mengikuti mekanisme yang berlaku di internal partai. Lasarus menyatakan bahwa PDIP Kalbar masih membuka ruang untuk menjalin kerja sama dengan parpol lain dalam menghadapi pilkada. ”Kami melakukan diskusi bersama dengan teman-teman yang lain. Walaupun bisa maju sendiri, kita tetap masih gotong royong bersama partai lain,” pungkasnya. (lum/c6/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore