Idham Holik selaku Anggota KPU RI dalam wawancara bersama ANTARA di Jakarta pada hari Senin (29/1). (Antaranews)
JawaPos.com - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Idham Holik, mengonfirmasi adanya penghentian sementara dalam sinkronisasi data pada aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) untuk Pemilu 2024.
Dilaporkan JawaPos.com dari Antara (20/2), penghentian sementara dalam sinkronisasi data pada aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) untuk Pemilu 2024 bertujuan utama untuk memastikan bahwa informasi yang disajikan kepada masyarakat adalah akurat dan dapat dipercaya.
Langkah ini tercermin dari komitmen Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dalam menjunjung tinggi hak masyarakat untuk mendapatkan akses terhadap informasi publik yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: Kesalahan Data yang Terjadi pada Sirekap, KPU Mengungkapkan Masih Ada 1.223 TPS yang Bermasalah
Dengan demikian, proses penghentian tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menegakkan transparansi dan integritas dalam pelaksanaan proses demokrasi, yang menjadi prinsip fundamental dalam sistem pemilihan umum.
KPU berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang akurat terkait dengan perolehan suara di setiap TPS melalui website resmi pemilu2024kpu.go.id.
Idham juga menyanggah informasi yang disampaikan oleh Partai Buruh mengenai penghentian penghitungan suara menggunakan Sirekap di tingkat kecamatan selama tiga hari.
Dia menegaskan bahwa meskipun terjadi penghentian sementara, proses rekapitulasi tetap berjalan, yang ditandai dengan selesainya proses rekapitulasi oleh 33 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Sebelumnya, Ketua Tim Khusus Pemenang Partai Buruh, Said Salahudin, menyatakan bahwa penghitungan suara di tingkat kecamatan dihentikan selama tiga hari karena adanya masalah teknis pada Sirekap.
Said menyampaikan kebingungannya mengenai alasan penghentian proses rekapitulasi karena gangguan teknis tersebut.
Said menegaskan bahwa Sirekap dan proses rekapitulasi suara merupakan dua hal yang berbeda dan seharusnya tidak saling mempengaruhi.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
