Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Desember 2023 | 19.08 WIB

Timnas AMIN Bantah Usul Tiadakan Debat Cawapres, Ini Klarifikasinya

Deklarasi pasangan Anies Baswedan-Cak Imin dalam Pilpres 2024 di Hotel Majapahit, Sabtu (2/9). - Image

Deklarasi pasangan Anies Baswedan-Cak Imin dalam Pilpres 2024 di Hotel Majapahit, Sabtu (2/9).

JawaPos.com - Co-captain Tim Nasional pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) Nihayatul Wafiroh mengklarifikasi pernyataan soal format debat cawapres yang ditiadakan adalah usulan yang berasal dari pihaknya. Hal itu sebelumnya disampaikan TKN Prabowo-Gibran.

Ia mengatakan, dalam pertemuan FGD oleh KPU pada 29 November lalu, Timnas AMIN memang mengusulkan perubahan format debat capres-cawapres agar selalu berdampingan, namun bukan meniadakan debat cawapres. 
 
 
"Timnas AMIN menyampaikan ide awal dalam diskusi FGD tersebut bahwa sebaiknya dalam setiap agenda debat, pasangan calon capres-cawapres untuk selalu dihadirkan dalam seluruh rangkaian debat. Namun bukan menghilangkan debat cawapres," kata Nihayatul kepada wartawan, Senin (4/12).
 
Usulan itu disampaikan, katanya, lantaran kehadiran paslon secara lengkap penting dilakukan meskipun dalam pelaksanaannya hanya salah satu capres atau cawapres yang berdebat di tempat uang sudah ditentukan. 
 
 
"Artinya, jika agenda debat yang sedang berlangsung adalah antara cawapres, maka capres bisa tetap dihadirkan meskipun sebagai audiens dan tidak untuk berdebat sama sekali," ungkapnya.
 
"Usulan kami untuk 'hadir berpasangan lengkap' bukan berarti 'hadir untuk berdebat', serta juga bukan berarti menghilangkan debat antara cawapres," tegas Nihayatul.
 
 
Belum lagi, Anggota DPR RI itu juga mengatakan bahwa kesimpulan rapat KPU saat itu hanya baru memutuskan pelaksanaan lokasi dan waktu pelaksanaan debat. 
 
"Sementara format debat dan teknis lainnya KPU menyatakan akan menggelar kembali rapat dengan seluruh tim paslon, dan untuk itu meminta masukan tertulis dari masing-masing paslon untuk diterima paling lambat 1 Desember 2023, yang mana pasangan AMIN telah mengirimkan surat no 038/EXT/TA-REK/XII/2023 pada waktu yang ditetapkan," paparnya.
 
"Dalam surat masukan tertulis TIMNAS AMIN sesuai poin 6, secara jelas mengusulkan tetap adanya debat cawapres," tandas Nihayatul. 
 
 
Sebelumnya, Anggota Dewan Pakar Prabowo-Gibran, Dradjad H Wibowo, mengatakan usulan format debat Pilpres 2024, adalah usulan perwakilan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Dradjad terkejut saat Anies Baswedan mengaku terkejut.
 
Dradjad memaparkan, beberapa hari terakhir ini berkembang polemik tentang format debat cawapres. Bahkan capres nomor urut 1 mas Anies Baswedan yang mengaku terkejut mendengar berita itu.
 
“Narasi dan persepsi yang berkembang di pers dan medsos juga liar. Mengarah pada kesan dan fitnah seolah-olah Presiden Jokowi mengintervensi KPU dalam penentuan format debat Capres-Cawapres. Seolah-olah hal itu dilakukan untuk memberi keuntungan kepada pak Prabowo, dan lebih khusus lagi kepada mas Gibran,” kata Dradjad, lewat keterangan tertulisnya, Minggu (3/12).
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore