
Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi saat bersama Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum dan Juru Bicara Partai Garuda, Teddy Gusnaidi, menyoroti maraknya narasi dan drama terzalimi yang menurutnya sering dipakai oleh beberapa pihak pada pemilu. Menurutnya, gaya berpolitik seperti itu tidak bisa lagi ampuh di depan masyarakat dan memiliki daya tawar pada Pemilu 2024.
"Narasi dan drama terzalimi, sudah tidak bisa lagi dipergunakan sebagai tawaran, karena masyarakat telah belajar banyak dari pemilu ke pemilu, pilkada ke pilkada, sampai ke pemilihan kades maupun RT," kata Teddy dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Rabu (22/11).
Dijelaskan Teddy, masyarakat kini makin melek dengan gimik-gimik politik. Mereka pastinya sudah paham bahwa ternyata menjadi sosok atau pihak yang terzolimi itu bagian dari teknik kampanye.
"Hal yang di-setting keberadaannya, sehingga tidak bisa lagi dijadikan sebuah rujukan," ujar Teddy.
Lebih lanjut, Teddy juga menyebut drama terzalimi itu semakin tidak berdampak ketika dimainkan oleh pihak yang punya power. Menurutnya, itu kontras dengan realita.
"Apalagi jika yang memainkan drama terzalimi pihak yang memiliki power, tentu sangat kontras dengan drama yang dimainkan. Tidak masuk akal dan terlalu dipaksakan untuk terlihat terzalimi," ucapnya.
Karena itu, Teddy menyebut narasi dan drama terzalimi itu biasa digunakan oleh pihak yang putus asa. Menurutnya, pihak itu putus asa karena calon yang dimiliki tidak punya nilai yang bisa ditawarkan.
"Strategi kampanye usang terpaksa dipergunakan oleh kelompok yang sudah putus asa, karena memiliki calon yang sama sekali tidak memiliki nilai lebih untuk ditawarkan ke masyarakat," ujar dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022