
BERBAGI PENGALAMAN: Ganjar Pranowo menghadiri kuliah umum di Universitas Katolik Parahyangan Bandung pada Rabu (11/10).
JawaPos.com - Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo kerap mendengungkan isu korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam setiap agenda pertemuan. Ganjar membantah pernyataannya itu sebagai bentuk sindiran terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarga.
Pernyataan itu kerap dianggap menyinggung Presiden Jokowi dan keluarga yang belakangan ini santer dikaitkan dengan dinasti politik. Terlebih, setelah hadirnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat minimal usia capres-cawapres yang membuat putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, bisa menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto.
"Enggak, enggak, enggak (menyinggung Presiden Jokowi dan keluarga) kita umum saja, ketika kemudian publik mengevaluasi agenda-agenda reformasi kan problem KKN tidak tuntas-tuntas," kata Ganjar di Ponpes Miftahul Ulum, Jakarta, Minggu (29/10).
Ganjar mengakui, problem KKN saat ini semakin tampak. Karena itu, hal ini sempat menjadi pembahasan saat dirinya bertemu dengan para mantan aktivis 1998.
"Apa kita tidak serius? Apa lupa? Teman-teman kemarin dari gerakan 98 juga sudah ngobrol dengan saya. 'Kita dengungkan lagi Pak Ganjar', Pak Mahfud punya komitmen yang sama dengan kami," ucap Ganjar.
Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode ini mengatakan, pihaknya yang kini selalu membicarakan KKN, karena pada faktanya terdapat kemerosotan integritas penegakan hukum. Karena itu, Ganjar menekankan praktik KKN harus dibasmi agar kualitas pembangunan bangsa ke depan membaik.
"Begitu semuanya korupsi merajalela pasti kualitas pembangunan kita akan buruk dan itu terjadi dilihat oleh masyakat. Maka ini menjadi agenda penting buat kami berdua (Ganjar-Mahfud)," pungkas Ganjar.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
