Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat menggelar pertemua dengan Presiden Jokowi beserta caleg-caleg PAN dari kalangan artis.
JawaPos.com - 25 Tahun perjalanan Partai Amanat Nasional (PAN) menunjukkan karakter partai ini yang semakin terbuka dan relevan dengan kemajuan zaman. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Zulkifli Hasan saat ditemui di Mumbai, India, di sela-sela kunjungannya sebagai Menteri Perdagangan.
“PAN tepat berusia 25 tahun. Harus jadi partai yang lebih terbuka dan relevan dengan anak muda,” kata Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, (23/8).
Ketum partai yang biasa disapa Zulhas itu juga menjelaskan, inklusivitas partai politik menjadi syarat utama untuk memenangkan persaiangan ke depan, karena menurutnya, karakter pemilih Indonesia berubah dan demokrasinya menjadi semakin matang.
“PAN memang diawali dari semangat reformasi, lahir dari rahim Muhammadiyah, tapi saat ini partai ini makin dewasa dan tumbuh. PAN juga tumbuh mengembangkan ide-ide baru untuk kemajuan bangsa dan merangkul kalangan yang lebih luas. Ini keniscayaan politik,” ungkapnya.
Di bawah kepemimpinan Zulhas yang telah dua periode memimpin partai berlambang matahari putih ini, PAN memang dikenal makin terbuka dan menarik kalangan yang lebih luas. Bahkan pada periode kedua kepemimpinannya, PAN diterima komunitas Nahdlatul Ulama dan memikat kalangan anak muda. Di Jawa Timur, PAN Jatim terlihat bisa diterima kalangan kiai dan pesantren NU.
“Sampai ada joke, di Jatim PAN jadi Partai Anak Nahdliyin,” seloroh Zulhas.
Di kalangan anak muda, PAN juga menjadi partai yang paling banyak dipilih para politisi muda. Pada periode 2019-2024 PAN menjadi partai yang menempatkan anggota legislatif di bawah usia 30 tahun terbanyak, jumlahnya 6 orang. Saat ini banyak komunitas anak muda mendeklarasikan dukungan kepada PAN, termasuk di Jateng dan Jatim.
“Di survei saat ini PAN terus menunjukkan tren positif. Masyarakat senang melihat partai ini semakin tengahan, terbuka dan pro anak muda,” pungkas Zulhas.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
