
iztimewa
JawaPos.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, partainya akan membuka diri bagi parpol lain untuk berkoalisi dalam menghadapi Pemilu 2024. Karena sejak awal, Ketua Umumnya Prabowo Subianto meyakini bahwa dalam membangun bangsa bersama-sama dengan semua kekuatan politik yang ada di Indonesia.
"Jangan ada satu kekuatan di republik ini yang merasa mampu membangun bangsa kita yang besar ini secara sendiri, tidak. Jadi Pak Prabowo, Partai Gerindra sangat membuka diri, PPP mau berkoalisi monggo, Demokrat silakan, PKS apalagi, begitu juga Golkar dan PDIP yang sudah berteman lama, termasuk NasDem dan PAN serta partai lain," kata Muzani, Kamis (13/10).
"Kita semua bersahabat, tidak ada beban, tidak ada masalah karena kami merasa Republik Indonesia dengan 270 juta jiwa penduduk harus dibangun secara bersama-sama. Apa yang saya sampaikan ini adalah platform calon presiden yang namanya Prabowo Subianto. Karena bagi Prabowo persatuan dan kesatuan bangsa adalah segala-galanya," sambungnya.
Menurut Muzani, Partai Gerindra menjadi partai kedua terbesar karena dukungan dan kepercayaan rakyat. Dia mengungkapkan, pihaknya tidak ingin menyia-nyiakan kepercayaan, apalagi mengkhianatinya.
"Kita harus menjadi teman rakyat di kala susah ataupun senang," tegas Muzani.
Dia mengungkapkan, yang diperjuangkan partainya untuk kebaikan bangsa. Dia meyakini, perjuangannya sudah berada di jalan yang benar. Namun, jangan sekali-kali merasa yang paling benar.
"Karena membangun bangsa Indonesia yang besar ini perlu persatuan, kebersamaan, dan kegotongroyongan," imbuh Muzani.
Dia memastikan, Partai Gerindra tidak ada masalah untuk bekerja sama dengan partai manapun. Karena Gerindra adalah partai yang ingin mengabdi untuk bangsa dan negara.
"Kita semua menantikan masa depan Indonesia yang lebih baik, rakyatnya makin sejahtera, maju peradabannya. Itu semua bisa kita wujudkan hanya dengan persatuan. Oleh karena itu Gerindra merasa tidak ada beban untuk bekerjasama dengan siapapun," pungkas Muzani.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
