Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Juni 2026 | 13.39 WIB

Program MBG Dirusak oleh Orang Kepercayaan Sendiri, Presiden Prabowo: Saya Sedih

Presiden Prabowo Subianto ungkap kesedihan karena program MBG dirusak oleh orang kepercayaannya. (Istimewa) - Image

Presiden Prabowo Subianto ungkap kesedihan karena program MBG dirusak oleh orang kepercayaannya. (Istimewa)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih terhadap kelakuan anak buahnya yang baru saja terjerat kasus hukum dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Adapun para terangka yakni eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya serta Lodewyk Pusung. Mereka, kata Prabowo, adalah orang yang selama ini dia percayai.

"Hari ini, saat ini, sebetulnya saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya
sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat," kata Prabowo dalam acara ‘Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition’ yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (3/6).

Meski demikian, Prabowo tak ingin berkomentar banyak terhadap kasus hukum yang tengah berjalan di Kejaksaan Agung (Kejagung). Prabowo bilang, keputusan mengganti ketiga anak buah tersebut merupakan hal yang berat baginya.

"Tapi yang jelas, mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya," ungkapnya.

Prabowo mengungkapkan bahwa ia teringat pesan almarhum ayahandanya, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, yang selalu mengingatkannya untuk berpihak kepada rakyat ketika menghadapi keraguan dalam mengambil keputusan.

"Prabowo, kalau satu saat kau dalam keadaan bingung atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu!," ujar mantan Komandan Pasukan Khusus (Kopassus) tersebut.

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan, sebelum melakukan pencopotan sejumlah pimpinan BGN, dirinya terlebih dahulu mendapatkan laporan indikasi adanya penyelewengan di dalam pelaksanaan program MBG

Laporan tersebut kemudian Ia tindak lanjut dengan berkoordinasi bersama Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPAT) untuk menelusuri 

"Jadi saudara-saudara, waktu saya mendapat laporan-laporan itu, saya panggil Kepala BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah) dan juga Kepala PPATK, dan saya panggil berapa pejabat lain. Saya tanya: 'Tolong, saya mendapat laporan
tentang BGN (Badan Gizi Nasional)," ungkapnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore