
Mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua
JawaPos.com - Juru Bicara Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Muhammad Rahmad mengatakan, ketua umumnya Moeldoko berduka cita sedalam-dalamnya mengenai meninggalnya Max Sopacua dikarenakan sakit.
"Pak Moeldoko dan kami keluarga besar Partai Demokrat sangat berduka atas wafatnya Pak Max Sopacua hari ini jam 5:53 WIB di RSPAD Gatot Soebroto karena sakit," ujar Rahmad kepada JawaPos.com, Rabu (17/11).
Menurut Rahmad, Max Sopacua adalah tokoh penyiar TVRI kawakan. Pecinta olah raga pasti kenal dengan suara dan wajah Pak Max Sopacua era 80-90an.
"Beliau juga perintis lahirnya Partai Demokrat. Bersama para pendiri partai, beliau membuka jalan sejak awal partai berdiri dan turut membesarkan Partai Demokrat," katanya.
"Beliau sangat banyak berkontribusi untuk kemajuan olah raga nasional ketika sebagai Anggota DPR RI dan aktif di Komisi X," tambahnya.
Rahmad menuturkan, Max memiliki cita-cita besar agar Partai Demokrat bisa merakyat sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Max Sopacua memiliki cita-cita besar terhadap Partai Demokrat agar partai sungguh sungguh merakyat, dirasakan manfaatnya oleh rakyat, dan berkontribusi aktif untuk kemajuan rakyat. Semoga cita-cita Pak Max Sopacua dapat kami teruskan untuk kemajuan rakyat dan bangsa kita," tuturnya.
Rahmad menambahkan, Max Sopacua adalah seorang muslim yang taat. Bahkan ketua umumnya Moeldoko dan dirinya sering salat berjamaah dengan.
"Pak Moeldoko dan kami sangat kehilangan, dan mendoakan, semoga Pak Max Sopacua diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT, kebaikan kebaikan beliau dibalas Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda, dan semoga menjadi ahli surga. Aamiin," pungkasnya.
Adapun, Max Sopacua pernah menjadi penyiar berita di TVRI. Max juga menjadi produser di TVRI pada 1985 hingga 2002. Max selanjutnya berkecimpung ke dunia politik, ia bergabung dengan Partai Demokrat pada 2002 setelah tidak lagi bekerja di TVRI.
Dia juga pernah menjabat sebagai anggota DPR selama dua periode 2004-2009 dan 2009-2014. Max pernah bertugas di Komisi IX dan I DPR.
Setelah itu Max Kemudian dia bergabung ke Partai Emas pada Februari 2021. Setelah itu di tahun yang sama, Max memutuskan kembali lagi ke Partai Demokrat dengan bergabung kubu Moeldoko.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
