
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan bahwa kubu Moeldoko yang hendak mengkudeta mulai terpecah. Nazarudin selaku pemberi modal gerakan tersebut pun mundur dari kubu Moeldoko.
"Bukankah saat ini Tim KSP Moeldoko pun sudah cerai-berai. Max Sopacua mundur teratur. Cornel Simbolon mundur. Nazarudin pun sebagai salah satu investor keluar dari koalisi," jelas Zaky dalam telekonferensi pers, Minggu (3/10).
Kemunduran sejumlah tokoh tersebut diduga akibat ulah Rusdiansyah, kuasa hukum kubu Moeldoko yang memalsukan tanda tangan Kader Partai Demokrat untuk menggugat Ketum AHY. Di mana para kader tersebut juga telah melaporkan Rusdiansyah ke Polisi pada April lalu.
"Kami (juga) meminta agar pihak Polda Metro Jaya memprosesnya segera," tutur dia.
Dia pun membeberkan kondisi kubu Moeldoko, di mana posisi Nazarudin digantikan oleh Muhamad Azhari, mantan kader yang sudah menjadi anggota partai lain. Kondisi keuangan pun sudah membludak karena belum ada hasil yang menjanjikan.
Untuk itu, ia pun merekomendasikan kepada Moeldoko dua hal. Pertama adalah berhenti mengkudeta. Karena saat ini, semua kembali ke KSP Moeldoko.
"Beliau punya dua pilihan. Pertama, menghentikan semua ambisinya untuk mengambilalih Partai Demokrat. Mengakui kesalahannya. Meminta maaf kepada seluruh kader Partai Demokrat. Kami yakin, masih ada ruang perbaikan bagi siapapun manusia di muka bumi ini yang telah berbuat khilaf atau salah," ujarnya.
Pilihan kedua, Moeldoko melanjutkan ambisinya dan siap-siap kehilangan, bukan saja uangnya, tetapi juga nama baik dan kehormatannya. Bukan saja kehormatan pribadi, tetapi juga kehormatan keluarganya.
"Kami yakin, InsyaAllah, bersama Tuhan dan dukungan rakyat Indonesia, kami dapat memenangkan proses hukum ini. Akhirnya, kami mengingatkan kepada KSP Moeldoko, tempuhlah cara-cara yang demokratis dan beradab. Jika memang ada ambisi jadi Presiden, dirikanlah partai sendiri," tegas dia.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
