
Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menilai, Gerakan Anti Radikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) tidak bisa melihat Din Syamsuddin dari dua sisi.
Hal ini dikatakan Arsul, lantaran mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dilaporkan GAR ITB terkait dugaan radikalisme ke KASN.
"Saya melihat temen-teman yang melaporkan Pak Din sebagai sosok yang radikal ini enggak bisa membedakan antara Pak Din sebagai sosok yang kritis," ujar Arsul kepada wartawan, Senin (15/2).
Menurut Arsul, tidak bisa Din Syamssudin disebut radikal hanya karena melakukan kritik terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.
Arsul mengatakan, radikal adalah orang yang ingin mengubah UUD 1945, kemudian mengganti Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia. Termasuk mempertanyakan bentuk NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Nah Pak Din Syamsuddin tidak ada hal itu (disebut radikal-Red). Pak Din seorang yang kritis terhadap pemerintahan saat ini itu iya," katanya.
Baca Juga: Menag Beri Tanggapan Soal Pelaporan Terhadap Din Syamsuddin
Oleh sebab itu, dia meminta kepada KASN tidak perlu menanggapi pelaporkan GAR ITB tersebut. Hal itu karena Arsul menanggap Din Syamsuddin bukanlah seorang yang radikal.
"Ya instasi terkait tidak perlu KASN menanggapi itu, tapi itu harus clear, tetapi kalau alasannya ada pelanggaran lain karena Pak Din ASN ya boleh tapi tidak atas dasar radikalisme," tuturnya.
Untuk diketahui, Gerakan Anti Radikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) melaporkan Din Syamsuddin terkait dugaan radikalisme ke KASN. GAR ITB merupakan asosiasi alumni ITB.
Laporan tersebut tertuang dalam surat nomor 05/Lap/GAR-ITB/X/2020 tanggal 28 Oktober 2020, perihal Laporan pelanggaran Disiplin PNS atas nama Terlapor Prof. Dr. H.M. Sirajuddin Syamsuddin, M.A., Ph.D, dan surat nomor 10/Srt/GAR-ITB/I/2021 tanggal 28 Januari 2021, perihal Hukuman disiplin PNS a/n Prof. Dr. H.M. Sirajuddin Syamsuddin, M.A. Ph.D.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
