Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Desember 2020 | 21.52 WIB

Tiga Parpol Pilih Ketum, Nakhoda Baru Jurus Lama

JANJI PERUBAHAN: Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa saat menyampaikan pidato penutupan Muktamar IX PPP di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (20/12). (PPP FOR JAWA POS) - Image

JANJI PERUBAHAN: Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa saat menyampaikan pidato penutupan Muktamar IX PPP di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (20/12). (PPP FOR JAWA POS)

JawaPos.com - Memasuki akhir tahun 2020 setidaknya redaksi mencatat ada tiga partai dengan nakhodanya yang baru. Pemimpin tersebut ada juga yang petahana artinya menjabat dua periode.

1. Partai Amanat Nasional (PAN)

Pada Kongres V PAN, Zulkifli Hasan terpilih kembali menjadi ketua umum partai berlogo matahari putih ini pada 11 Februari 2020. Kemenangan Zulhas -sapaan akrab Zulkifli Hasan- menang dengan perolehan angka tertinggi.

Zulkifli Hasan mendapatkan 331 suara. Sedang rifalnya Mulfachri Harahab mendapatkan 225 dan Drajad Wibowo memperoleh 6 suara. Sementara terdapat 3 suara tidak sah.

Zulhas dipercayakan oleh para kader PAN untuk menjadi ketua umum periode 2020-2025. Dia menggandeng Edy Soeparno sebagai Sekretaris Jenderal PAN.

Sebelum Zulhas ditetapkan sebagai ketua umum, Kongres V PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara ini sempat diwarnai kericuhan antar-pendukung calon ketua umum. Sejumlah peserta melempar kursi hingga botol di arena kongres.

2. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Ahmad Syaikhu ditujuk menggantikan Mohamad Sohibul Iman sebagai Presiden PKS periode 2020-2025. Pemilihan ini dalam sidang Musyawarah Majelis Syura di Bandung pada 5 Oktober 2020.

Syaikhu didampingi oleh Aboe Bakar Alhabsyi sebagai Sekretaris Jenderal PKS. Dia menggantikan Mustafa Kamal. Sementara Salim Segaf Aljufrie juga terlpilih kembali sebagai Ketua Majelis Syura PKS.

Ahmad Syaikhu insya Allah siap melanjutkan kepemimpinan yang ditugaskan kepadanya. Syaikhu mengatakan jabatan Presiden PKS hanyalah satu periode saja.

Syaikhu juga menegaskan PKS konsisten berada di luar koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Sehingga bisa menjadi kontrol dalam kepemimpinan Jokow-Ma'ruf Amin selama 5 tahun mendatang.

"Sikap politik PKS tetap istiqomah bersama rakyat menjadi kekuatan oposisi mengawal dan mengawasi jalannya roda Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf," kata Syaiku waktu itu.

3. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Muktamar IX PPP (PPP) telah memilih ketua umumnya untuk masa bakti atau periode 2021-2026. Pada Sabtu 19 Desember 2020 ini para kader memilih Suharso Monoarfa sebagai ketua umum baru PPP.

Ketua Pimpinan Sidang Muktamar IX PPP Amir Uskara mengatakan dari hasil kesepakatan bersama bahwa kader partai berlogo Kakbah sepakat menetapkan Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP.

"Muktamar IX menimbang dan seterusnnya memperhatikan pendapat dan saran memutuskan menetapkan suadara Suharso Monoarfa dipilih sebagai ketua umum 2021-2026," ujar Amir Uskara secara virtual, Sabtu (19/12).

Suharso Monoarfa ini ditetapkan menjadi ketua umum baru PPP secara aklamasi. Hal ini karena Taj Yasin putra kiai Maimun Zubair tidak mendaftarkan calon ketua umum pada hajatan tersebut.

Diketahui Muktamar IX PPP dilaksanakan di 10 zona di seluruh provinsi di Indonesia, diantaranya; zona Medan, Padang, Palembang, Bogor, Tanggerang, Semarang, Surabaya, Samarinda, Makassar dan Manado.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore