Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 April 2019 | 23.50 WIB

Demokrat Khawatir Tema 'Putihkan' Tidak Mencerminkan Persatuan

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Partai Demokrat mengaku keberatan mengenai pengambilan tema dengan kata 'putihkan' pada beberapa kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pasalnya, penyebutan itu dianggap mengarah ke kelompok tertentu.

"Jadi bisa cari tema lain supaya tidak terisolasi dengan simbol keagamaan tertentu," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Panjaitan dalam konfrensi pers di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (8/4).

Menurut Hinca, penggunaan tema 'putihkan' ini juga tidak mencerminkan persatuan dari Indonesia yang beragam budaya, agama, dan sukunya. Sehingga, semangat persatuan ini memang harus dikedepankan.

"Jadi pesannya itu semangat menyatukan. Bukan semangat memilah-milah. SBY menganggap (tema putihkan, Red) berpotensi tidak menyatukan," katanya.

Lebih lanjut, Hinca menjelaskan, Partai Demokrat juga tidak setuju apabila kampanye Prabowo-Sandi mengandung unsur-unsur politik identitas. Prinsipnya semua golongan perlu dirangkul dalam kampanye.

"Soal politik identitas kami tidak setuju karena Demokrat nasionalis dan religius," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore