
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief dibekuk polisi saat menggunakan sabu-sabu di hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat.
JawaPos.com - Polisi menciduk Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief. Kader partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu ditangkap karena mengonsumsi narkoba jenis sabu di hotel Peninsula, Jakarta Barat.
Menanggapi kabar itu, mantan politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengaku dirinya tidak kaget eks koleganya itu menggunakan narkoba. Ia mengaku sudah lama mendengar informasi bahwa Andi selama ini mengonsumsi narkoba.
"Saya sudah dengar dia jadi pemakai, itu sudah lama, katanya trauma masa lalu karena dia pernah diculik '98. Jadi untuk menghilangkan traumanya, ia gunakan narkoba," ujar Ruhut kepada JawaPos.com, Senin (4/3).
Menurut Ruhut, dengan ditangkapnya Andi Arief ini telah membuktikan satu per satu pengikut alias diehard Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berguguran.
"Ya makin terlihat diehard Pak SBY berguguran, begitu juga dari Prabowo-Sandi karena dia salah satu diehard di sana. Itu bukti gusti Allah ora sare (Allah tidak tidur, Red)," katanya.
Sekadar informasi, Andi Arief diciduk Direktorat IV Bareskrim Polri. Dia ditangkap di kamar 1214, hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (3/3), dengan seorang wanita.
Dari informasi yang berhasil dihimpun JawaPos.com, Andi sempat membuang sabu beserta bong ke dalam kloset. Namun barang bukti berupa bong berhasil diamankan atas bantuan pihak hotel.
Saat penangkapan, Andi pun terlihat jelas dalam kondisi sakau karena habis menggunakan barang haram tersebut. Kabarnya dia menolak untuk dites urine. Sejumlah foto pun beredar. Mulai dari kamar hotel tempat Andi menginap hingga Andi yang berada di dalam sel tahanan.
Dikonfirmasi mengenai penangkapan Andi karena narkoba, Kabareskrim Polri Komjen Idham Aziz membenarkannya. "Ya, benar," kata dia singkat saat dikonfirmasi awak media, Senin (4/3).

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
