
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menilai, tudingan yang diarahkan kepada Sandi itu terlalu berlebihan
JawaPos.com - Jejaring media sosial (medsos) Twitter diramaikan dengan tagar #SandiwaraUno, sejak Rabu (13/12) lalu. Viralnya tagar itu lantaran calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno dituding bersandiwara atas peristiwa 'poster penolakan' saat blusukan di pasar Kota Pinang, Sumatera Utara.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menilai, tudingan yang diarahkan kepada Sandi itu terlalu berlebihan. Dia mengaku tak ada untungnya bila mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu bermain sandiwara.
"Itu kan berlebihan. Kenapa sih kita ingin buat berita begitu? Apa untungnya bagi Sandi? Itu kan bagian dari dinamika. Kamu jangankan ke pasar dan kabupaten, kamu duduk di rumah ibu anak bapak dan keponakan jangan-jangan satu rumah tidak satu pilihan. Itu kan biasa," kata Riza di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (13/12).
Tak hanya itu, Riza juga keberatan bila ada anggapan bahwa Sandi tengah memainkan politik playing victim. Dia bilang, tudingan itu hanya dilakukan pihak lawan yang ingin mencari kesalahan Sandi.
"Orang itu kan berkompetisi dan cari kesalahan orang. Masa seolah-olah kami ingin playing victim, ngapain? Genit banget, kurang kerjaan. Enggak gitu lah mainnya," tegasnya.
Lebih lanjut, Riza menuturkan, saat kejadian penolakan, Sandi hanya ingin menemui salah satu pedagang yang diketahui bernama Drijon Sihotang. Suami Nur Asia Uno itu ingin mendengar aspirasi dari pihak yang menolaknya.
"Masa kami hindari? Itu kan hak orang. Yang penting kan kita beda pilihan boleh tapi tetap bersaudara dan tetap NKRI dan Merah-Putih. Nanti setelah 17 April balik lagi, damai lagi. Sama-sama bangun bangsa," pungkasnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
