
Ketua Fraksi DPR RI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid ogah menanggapi seruan Habib Rizieq Shihab. Imbauan itu terkait soal larangan memilih partai politik, caleg, capres dan cawapres yang membela penista agama.
JawaPos.com - Ketua Fraksi DPR RI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid ogah menanggapi seruan Habib Rizieq Shihab. Imbauan itu terkait soal larangan memilih partai politik, caleg, capres dan cawapres yang membela penista agama.
Menurut Anak buah Cak Imin itu, Imam Besar FPI itu lebih baik fokus untuk mengurus masalah hukum yang tengah dijalaninya terlebih dahulu.
"Urus dirinya aja belum beres. Diurus dulu masalah hukumnya beliau, baru menyeru-nyerukan," kata Jazilul di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (3/11).
Jazilul juga menambahkan, seruan dari Habib Rizieq tentangan larangan memilih parpol yang membela penista agama dinilai tak mempan jika diarahkan kepada PKB. Pasalnya, saat ini parpolnya justru mendukung KH Ma'ruf Amin yang juga sebagai tokoh agama.
"Tentu itu tidak berlaku untuk kami. Dia (Rizieq) menyerukkan tapi kami enggak ikut seruannya," tuturnya.
Di samping itu, Jazilul menyebut larangan memilih penista agama yang digaungkan oleh Rizieq tidak memiliki kategori yang jelas. Karena itu, dia enggan mempersoalkan ini lebih lanjut. "Enggak perlu ditanggapi," paparnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022