
Mendagri Tjahjo Kumolo
JawaPos.com - Mendagri dalam kunjungan ke Bantul Jogjakarta sempat melontarkan perihal dana desa kepada kepala desa disana. Tak hanya itu, dia juga mengingatkan agar kepala desa bisa memilih kembali Presiden Joko Widodo di periode selanjutnya, agar program di daerah bisa dilanjutkan. Pihak Baswalu menilai itu masuk ke dalam ranah kampanye.
Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade juga setuju pernyataan yang dilontarkan Tjahjo masuk ke dalam kampanye. Menurutnya seolah-olah jika memilih Jokowi, maka dana daerah akan menjadi dua kali lipat.
"Berkampanye dan melakukan yel-yel mendukung pak Jokowi dan menyatakan dengan mendukung pak Jokowi berarti anggaran dana desa akan jadi dua kali lipat," ungkapnya di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/7).
Dia juga mengatakan, posisi Mendagri ialah sebagai pembina politik harusnya dalam posisi yang netral.
"Bisa-bisanya Mendagri seharusnya sebagai pembina politik yang netral tiba-tiba ini bisa orang yang menjadikan pemilu ini bisa tidak netral," tukasnya.
Dia juga menilai sikap yang ditunjukkan Tjahjo bisa membahayakan pemilu 2019 yang seolah-olah memaksakan kehendak.
"Pak Tjahjo itu seperti memenangkan pak Jokowi dan PDIP. Cara mengadopsi Mendagri versi jaman orde baru jaman dulu," pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Rabu (25/7).
Dalam sambutannya, Tjahjo sempat melontarkan sejumlah leluconnya di hadapan lebih dari 2.200 kepala desa se-Jawa dan Kalimantan. "Di Jogja ini banyak kulinernya, ada STMJ. Susu Telur Madu Jahe. Saya, Pak Presiden (Jokowi) minum 2 kali. Saya, STMJ itu Saya Tetap Milih Jokowi," katanya disambut dengan riuh peserta yang hadir.
Politikus dari PDI Perjuangan itu juga mengajak peserta yang hadir untuk beryel-yel, Desa Maju, Desa Sejahtera, Jokowi Presidenku. Teriakan-teriakan itu diulang 2 kali. "Dengan 2 kali, 2 kali. Anggaran desa pasti ditingkatkan," katanya.
Untuk diketahui, selain Presiden Joko Widodo dan Tjahjo Kumolo, acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo.
Joko Widodo sendiri hadir sekitar pukul 10.00 WIB, usai mengunjungi Pasar Kranggan, Kota Jogjakarta. Kedatangannya juga disambut dengan yel-yel yang hampir sama. Setelah yel-yel dari peserta, juga ada teriakan-teriakan 'Jokowi 2 Periode'.
Dalam acara itu, dikatakan Tjahjo Kumolo, ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dari aparatur desa. Tujuannya agar lebih memahami mekanis dan cara menyusun laporan pertanggungjawaban dana desa.
"Bantuan desa itu inisiatif dari Bapak Presiden. Saya ingatkan ini dana desa itu bantuan inisiatif dari Bapak Presiden Joko Widodo, untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat desa. Kalau masyarakat maju sejahtera, tentunya kepala desa menikmati ini," ucapnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
