
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku geram dan mengelus dada mendengar Ustad Abdul Somad dideportasi dari Hongkong tanpa alasan jelas.
JawaPos.com - Insiden pemulangan paksa Ustad Abdul Somad oleh otoritas Bandara Hongkong, Sabtu (23/12), menuai respons dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Prabowo mempertanyakan alasan pihak keamanan Hongkong yang sengaja dan tanpa alasan jelas mengusir Abdul Somad. Padahal, diketahui, ustad yang kondang di media sosial itu diundang oleh para Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Hongkong untuk memberikan ceramah.
“Apa ya dasarnya sampai main begitu (deportasi), saya juga enggak ngerti," ujar Prabowo kepada JawaPos.com di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Rabu (27/12).
Mantan Danjen Kopassus ini menambahkan, pemerintah dan semua pihak terkait juga perlu mencari tahu alasan otoritas Hongkong melakukan penolakan kepada Abdul Somad. "Saya kira semua harus cari tahu ya," singkatnya.
Sekadar informasi,Abdul Somad ditolak masuk Hongkong oleh otoritas setempat setibanya di bandara, Sabtu (23/12) sore.
Ustad asal Riau tersebut tak kuasa membendung kekecewaannya karena batal berdakwah untuk Tenaga Kerja Indonesia di Hongkong.
Abdul Somad juga membeberkan kembali kronologi penolakan di bandara Hongkong. Penolakan bermula ketika pesawat yang ditumpanginya baru mendarat di bandara Hongkong pada pukul 16.00 waktu setempat atau pukul 15.00 WIB.
Saat itu, sejumlah orang berseragam sipil yang diduga petugas otoritas imigrasi Hongkong menghadang Abdul Somad saat hendak turun dari pesawat. Ia pun menuruti petugas untuk membuka dompet, sang ustad pun lantas merasa semakin disudutkan.
Mereka mempertanyakan seluruh kartu identitas Abdul Somad yang ada di dalam dompet. Salah satu yang sempat dipertanyakan adalah kartu anggota Rabithah Alawiyah (Organisasi pencatat keturunan Nabi Muhammad SAW di Indonesia).
Ia menyebut, pihak imigrasi Hongkong menaruh curiga dengan kartu tersebut karena memiliki logo bintang dan terdapat sejumlah tulisan berhuruf Arab.
Ustad Abdul Somad menduga, kecurigaan otoritas imigrasi Hongkong karena termakan dengan isu terorisme yang berkembang.
Selain soal isi dalam dompet, otoritas imigrasi Hongkong juga bertanya tentang seluruh identitasnya. Mereka bertanya soal pekerjaan, pendidikan, serta keterkaitan dengan ormas dan parpol.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Diunggulkan Kalahkan Cristiano Ronaldo Cs
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Susunan Pemain Meksiko vs Inggris: Altitude Jadi Senjata El Tri, Saka dan Gordon Bantu Harry Kane
