Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 November 2017 | 03.48 WIB

Depak Nurdin Halid, Agung Ngotot Dorong Idrus Gantikan Novanto

Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono - Image

Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono

JawaPos.com - Sejumlah anggota Dewan Pakar Partai Golkar telah menggelar rapat internal. Keputusannya yakni merekomendasikan sekjen DPP Golkar Idrus Marham untuk mengantikan Setya Novanto sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua umum.


Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono mengatakan, kita telah menunjuk Idrus Marham sebagai Plt ketua umum. Nantinya Idrus Marham untuk melaksanakan tugas dan kegiatan DPP sehari hari.


"Terlebih khususnya untuk mempersiapkan dan menyelenggarakan Munaslub Partai Golkar sesegera mungkin," ujar Agung saat konfrensi pers di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (20/11).


Sementara untuk Sekretaris Jenderal yang dipegang Idrus Marham ‎akan segera digantikan oleh kader Golkar lainnya. Agung mengusulkan tiga orang yakni Agus Gumiwang Kartasasmita, Lamhot Sinaga, dan Sarmuji.


"Posisi Sekjen kami usulkan ada tiga, nantinya dipilih salah satu," katanya.


Saat disingung AD/ART Partai Golkar yang menyebutkan apabila posisi ketua umum berhalangan hadir, maka digantikan oleh ketua harian bukan sekretaris jenderal. 


Namun saat menanggapi hal itu, Agung mengaku pihaknya tidak merekomendasikan Nurdin Halid untuk menjadi Plt lantaran ada pertimbangan khusus.


"Kepada Pak Nurdin Halid kan masih fokus kepada Sulawesi Selatan sebagai calon gubernur," ungkapnya.


Dalam pertemuan tersebut, Idrus Marham melaporkan bahwa sudah memiliki SK dari Setya Novanto yang menginginkannya menjadi Plt.


"Nah, setelah itu kita setuju dengan Pak Idrus Marham karena lebih ngelotok lah untuk Partai Golkar," tuturnya.


Namun demikian diungkapkan Agung, keputusan final akan tetap ada di rapat pleno DPP Partai Golkar yang akan diselenggarakan pada Selasa (21/11) besok. Dia tidak mempermasalahkan apabila rekomendasi Idrus Marham menjadi Plt ditolak.


"Nanti dikembalikan ke pleno DPP Partai Golkar, apakah diterima atau ditolak seluruhnya," pungkasnya.


Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar, Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, ‎siapapun yang ditunjuk untuk menggantikan Setya Novanto harus bisa yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang. 


"Harus juga yang mendukung juga Pak Jokowi sebagai presiden," ujar Dedi saat ditemui di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (20/11).


Menurut Bupati Purwakarta ini, sosok ketua umum baru harus mendukung Presiden Jokowi, lantaran Partai Golkar sudah bulat keputusannya dalam mendukung pria asal Surakarta, Jawa Tengah tersebut di 2019 mendatang.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore