Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 November 2017 | 03.52 WIB

Belajar Toleransi, Pimpinan Partai di Jerman Berguru ke PKB

Chief of Board FDF, Prof Jurgen Morlok menyerahkan buku kepada Sekjen DPP PKB, Abdul Kadir Karding di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (31/10) - Image

Chief of Board FDF, Prof Jurgen Morlok menyerahkan buku kepada Sekjen DPP PKB, Abdul Kadir Karding di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (31/10)

JawaPos.com - Prinsip toleransi dan pluralisme yang menjadi landasan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) rupanya diapresiasi salah satu partai di Jerman, Fur Die Freihet (FDF/Free Democratic Party).


Mereka menilai PKB berhasil menjadi partai yang mengayomi masyarakat Indonesia. Termasuk konsistensinya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


"Maka dari itu saya belajar ke sini. Ingin lebih tahu detail bagaimana PKB menjalankan program atau visi-misinya," ujar Chief of Board FDF, Prof Jurgen Morlok usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor DPP PKB, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (31/10).


Di matanya, PKB adalah partai yang sukses. Tak hanya punya kekuatan basis massa Islam, PKB juga mampu merangkul kelompok nasionalis.


Morlok lantas mencontohkan soal masalah pengungsi Timur Tengah yang belakangan hijrah ke negaranya. Masalahnya, pola penanganan terhadap isu pengungsi ini tak bisa diselesaikan dengan win-win solution.


"Pemerintah kami kurang paham. Bagaimana caranya mengatasi persoalan pengungsi Timur Tengah. Beda dengan Indonesia, pemerintah termasuk partai politiknya mampur bersinergi dengan baik," beber Morlok.


"Artinya apa, sikap toleransi dan cara pandang terhadap isu intoleransi di sini, masih lebih baik," sambung dia.


Terkait kerjasamanya dengan PKB, Morlok mengatakan bahwa sejatinya sudah dimulai sejak tahun 90-an. Tepatnya di era Matori Abdul Jalil. Kerjasama meliputi peningkatan kompetensi SDM kader maupun kepartaian.


Hal senada diutarakan Sekjen PKB, Abdul Kadir Karding. Karding mengatakan, sinergi dengan FPD dilakukan melalui organisasi Friedrich Naumann Stiftung (FNS).


Mulai dari penguatan insitusi partai seperti pelatihan kaderisasi, manajemen, kesekretariatan hingga pengiriman kader ke luar negeri.


"Ke berbagai negara. Kami rutin mendapat undangan dari FNS untuk pengiriman kader. Penguatan kompetensinya beragam, mulai dari isu perubahan iklim sampai korupsi," ujar Karding.


Dia berharap kerjasama antaran PKB dengan FPD terus berlangsung.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore