
Ketua KPK, Agus Rahardjo.
JawaPos.com - Banyak wajah baru di komisi III DPR saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setidaknya ada lima orang yang biasa dikenal dengan istilah Bantuan Kendali Operasi (BKO).
Diantaranya, Dwi Ria Latifa dari Fraksi PDIP diganti Arteria Dahlan yang semula bertugas di Komisi II DPR. Kahar Muzakir dari Fraksi Golkar diganti John Kennedy Aziz dari komisi IX DPR.
Lalu, Syamsul Bachri dari Fraksi Golkar digantikan Mukhamad Misbakun dari komisi XI. Putu Supadma Rudana dari Fraksi Partai Golkar menggantikan Ruhut Sitompul. Terakhir masuknya Muhammad Ali Umri dari Fraksi Partai NasDem.
"Ada yang baru ada yang lama. Tapi pindah sedikit, tarik lagi, biasa," ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Benny Kabur Harman selaku pimpinan rapat dengan KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/9).
Adapun anggota yang hadir saat rapat dibuka tercatat ada 22 orang dari jumalah total 52 anggota komisi III DPR. Namun, itu sudah kuorom karena terdiri dari 8 dari 10 fraksi.
Benny sempat berguyon sudah lama tidak bertemu pimpinan KPK. "Lama juga tidak ketemu ini. Lebih dari tiga bulan ini. Walaupun tidak ketemu begini tapi di media selalu kita ketemu," singgungnya.
Di dalam rapat itu akan didalami mengenai kinerja dan pengawasan KPK. Sejumlah kasus pun nantinya bisa ditanyakan anggota DPR. Namun sebagai contoh masalah.
"Kasus boleh diangkat sebagai contoh masalah bukan objek pembahasan. Itu kan soal pendekatan saja. Deduktif induktif. Teman-teman KPK yang tau baik lah," pungkas Benny yang merupakan Anggota Fraksi Partai Demokrat itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
