Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Februari 2017 | 02.34 WIB

ACTA Kritisi Jokowi Soal Ajak Ahok Semobil

Jumpa pers ACTA - Image

Jumpa pers ACTA

JawaPos.com - Ajakan  Presiden Joko Widodo kepada  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok semobil saat meninjau sejumlah proyek infrastruktur di ibukota kini jadi perbincangan. Banyak yang menilai apa yang dilakukan Presiden yang biasa disapa Jokowi itu kurang tepat karena status Ahok saat ini sebagai  terdakwa dalam kasus penistaan agama.


Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Agustiar menilai peristiwa itu memang tidak melanggar aturan. "Tapi di sini memang banyak dari masyarakat merasa sensitifitasnya tersentuh, bagaimana seorang terdakwa, kok bisa satu mobil," kata dia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat (26/2). 


ACTA, kata dia berharap Jokowi tidak melakukan hal demikian agar publik tidak ada persepsi bahwa memang Ahok terkesan dilindungi oleh Pemerintah. 


Apalagi setelah Mendagri kembali mengaktifkan Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta padahal berstatus terdakwa. "Alangkah baiknya, sementara ini pak presiden tidak melakukan itu, untuk mencegah timbulnya rasa sensitifitas atau pertanyaan dari masyarakat mengapa seorang terdakwa bisa seperti ini," terang dia. 


"Akhirnya menimbulkan apa nanti psikologis masyarakat, ah ini persidangan nanti bagaimana, karena dia aja dekat dengan presiden. Semoga pak presiden bisa lebih arif lagi di dalam menjalankan tugas sehari-harinya. Semoga pak presiden bisa menjadikan hukum di negara ini sebagai panglima," tukas dia. (elf/JPG)


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore