
Ilustrasi
JawaPos.com - Parliamentary threshold sebesar 10 persen yang diusulkan Partai Golkar diprotes Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pasalnya, jika ambang batas parlemen dipatok dengan besaran tersebut, akan memberangus hak politik seseorang.
"Usulan PT sepuluh persen hanya menunjukkan arogansi politik kelompok tertentu untuk memberangus hak politik orang lain," tegas Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi melalui pesan singkat, Kamis (19/1).
Kata dia, negara sepakat bahwa sistem pemilu yang disepakati adalah sistem proporsional. Maka parlemen yang dihasilkan pun harus proporsional. "Jangan sampai disproporsional," sebut anggota panitia khusus RUU Pemilu itu.
Pria yang akrab disapa Awiek itu menuturkan, ambang batas parlemen yang tinggi hanya akan membuat suara hangus semakin besar. Nantinya, malah menimbulkan distorsi antara suara pilihan rakyat dengan keterwakilan di parlemen.
Pada pemilu 2014 dengan PT 3,5 persen saja, sekitar dua juta suara hangus tanpa perwakilan di parlemen. "Padahal pemberian suara tersebut diberikan kepada parpol dan caleg, bukan untuk diwakilkan oleh parpol lain," kritiknya.
Menurut Awiek, membangun parlemen yang kuat dengan multipartai sederhana bukan dilihat dari pembatasan jumlah parpol yang lolos ke parlemen, melainkan diukur dari ENPP atau indeks kepartaian.
Karena itu, idealnya memamg ambang batas untuk parlemen dibuat seminimal mungkin atau bahkan dihapus. Nah, yang ada skarang ini dengan 3,5 persen sudah tergolong moderat. "Pengelompokan di DPR nanti bisa dibatasi oleh penyederhanaan fraksi melalui revisi UU MD3," pungkas legislator asal Madura itu. (dna/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
