
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat berjabat tangan dengan Ketum PDIP Megawati di Istana Negara.
JawaPos.com - Calon legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kapitra Ampera mengatakan, kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Pekanbaru, Riau, telah membuat kegaduhan. Dia menilai, presiden dua periode itu selalu membawa konflik untuk masyarakat sekitar.
“SBY datang membawa konflik ke Riau ini, keberadaan dia itu justru membawa potensi konflik luar biasa,” kata Kapitra saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (16/12).
Mantan pengacara Rizieq Shihab itu juga menuturkan, acara yang digelar oleh SBY tersebut bertepatan dengan kehadiran Presiden Joko Widodo ke tanah Melayu. Sebab, rusaknya baliho Partai Demokrat yang menjadi polemik saat ini, berdekatan dengan acara pemberian gelar adat LAM Riau kepada Jokowi.
“Dia juga bikin acara pada waktu yang sama, malahan baliho dia ditempatkan di lokasi di acara Pak Jokowi, hampir semua titik acara Pak Jokowi ada baliho,” ucapnya.
Kapitra menilai, Presiden ke-6 RI itu telah membuat dramatisasi seolah pihaknya terzalimi atas insiden perusakan baliho tersebut. Dia pun membantah jika bukan anggota PDIP yang telah merusak alat peraga kampanye (APK) Demokrat tersebut.
“Untuk apa baliho SBY itu kita turunkan. Tapi kita tidak bisa menuding siapa pelakunya, tapi itu sudah tertangkap,” ucapnya.
Kapitra pun kembali menegaskan, kehadiran SBY di Riau telah membawa konflik di tengah masyarakat. “Negeri Melayu ini begitu ramah menjadi genting dengan adanya keberadaan dia (SBY),” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
