JawaPos Radar | Iklan Jitu

TGB: Urusan Politik Jangan Korbankan Persaudaraan

07 Desember 2018, 22:37:54 WIB | Editor: Imam Solehudin
TGB
TGB ketika mengisi kajian tafsir di Masjid Hubbul Wathon, Islamic Center NTB, Jumat (7/12). (Ist For JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Tensi politik menuju Pilpres 2019 dibuat gaduh dengan ceramah-ceramah yang keras. Bahkan, beberapa penceramah langsung menyerang pribadi di hadapan umum.

Terkait hal ini, TGB HM Zainul Majdi mengingatkan masyarakat supaya urusan politik jangan sampai mengorbankan silaturahmi.

"Urusan politik, jangan korbankan persaudaraan. April kan selesai, dendeq keras laloq, kalah laun (jangan keras sekali, kalah nanti)," katanya di Masjid Hubbul Wathon, Islamic Center NTB, Jumat (7/12).

Gubernur NTB periode 2008-2018 ini menegaskan, tidak ada yang lebih berharga dari silaturahmi. Semuanya harus menjaga adab dan akhlak. "Kita jaga akal sehat kita," tegasnya.

TGB melanjutkan, ada ribuan hadist yang bisa dibaca oleh semuanya, tidak ada sekalipun di dalamnya Nabi Muhammad SAW mengumpat orang. Apalagi sampai mengumpat di depan orang banyak.

"Sekarang alasannya (mengumpat) karena ada kedzoliman. Memangnya dahulu tidak ada kedzoliman," tanya TGB.

"Justru kelembutan akan semakin mengindahkan. Sebaliknya kekasaran akan mencacatkan yang lain," sambungnya.

Doktor Ahli Tafsir Alumni Al Azhar, Mesir ini melanjutkan, contoh baik Nabi Muhammad ketika menunjukkan kemaafan mendahului kemarahan. Dan Nabi Muhammad semakin dikasari semakin keluar kehalusannya.

"Oleh salah satu sahabat, sebelum memeluk Islam mengatakan. Ia melihat banyak tanda dari nabi sebelumnya, ada dua tanda yang hanya ada di Nabi Muhammad yaitu kemaafan mendahului kemarahan dan kehalusan ketika dikasari. Kok kita sebagai umatnya kasar, tidak pantas," tegasnya.

TGB kemudian mengisahkan soal Khalifah Harun Al Rasyid. Saat itu ada masyarakat yang datang ke kerajaan, mengomel dan bicara kasar pada khalifah. Mengkritik soal kebijakannya memimpin.

"Harun Al Rasyid berkata saya tidak lebih buruk dari Firaun dan anda tidak lebih baik dari Nabi Musa, kok bicara kasar," ucapnya.

Ditambahkan TGB, Nabi Musa saja diminta Allah untuk bicara halus pada Firaun. Pesan yang disampaikan pada Nabi Musa dan Nabi Harun sebelum ke istana Firaun.

"Raja Harun Al Rasyid itu siap menerima nasehat namun dengan cara yang baik," tukasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up