
Anggota DPR yang membidangi persoalan Agama dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Maman Imanulhaq menilai Kemenag sangat reaktif.
JawaPos.com - Keputusan Kementerian Agama RI merilis daftar 200 mubalig yang dianggap layak menuai kritik keras dari berbagai kalangan. Kali ini giliran legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Maman Imanulhaq.
Kiai yang namanya terkenal di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat itu, menilai Kemenag selalu bekerja secara reaktif dan emosional. Seharusnya kinerja mereka lebih sistematis dan rasional.
"Saya sangat menyayangkan kinerja Kemenag yang tidak profesional. Rilis 200 mubalig itu dibuat dengan tergesa-gesa tanpa mempertimbangkan faktor akurasi, profesionalisme dan realitas peneraan publik," ucap Kiai Mamanl yang merupakan anggota Komisi VIII DPR itu.
Diketahui, rilis ratusan penceramah tersebut diklaim Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk memenuhi permintaan masyarakat yang membutuhkan mubalig yang mampu menyampaikan dakwah dengan baik.
Nama-nama itu diumumkan berdasarkan tiga indikator utama. Yakni mereka memiliki kompetensi tinggi terhadap ajaran agama Islam. Kemudian punya pengalaman yang cukup dalam berceramah. Indikator ketiga, terbukti bahwa yang bersangkutan memiliki komitmen kebangsaan yang tinggi.
Nah, Kiai Maman justru memandang, Menag Lukman dan jajaran adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas wabah ujaran kebencian dan munculnya dai-dai provokatif yang memunculkan radikalisme bahkan terorisme.
"Menteri Agama gagal mengantisipasi radikalisasi dari hulu," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
