
Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Australia untuk bertemu PM Australia Anthony Albanese, Senin (10/11/2025). (ANTARA/Nabil Ihsan)
JawaPos.com - DPP Partai Gerindra menyampaikan permohonan maaf dan memerintahkan seluruh kader segera mencopot atribut partai usai peringatan HUT ke-18 selesai dilakukan.
Langkah itu diambil sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar jalanan di Indonesia tidak terlalu banyak ditempeli spanduk.
Sekjen DPP Partai Gerindra Sugiono menyampaikan hal itu saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta pada Jumat malam (6/2).
Dia menyampaikan bahwa pemasangan atribut Partai Gerindra dilakukan sebagai wujud rasa syukur karena partai politik (parpol) tersebut mampu bertahan dan terus berkarya hingga usia 18 tahun.
“Hari ini, hari ulang tahun kami. Kami rayakan dengan semarak, dengan doa, dengan syukuran. Syukur bahwa 18 tahun ini kami terus berdiri, berjalan teguh, menjalankan apa yang menjadi semangat dan idealisme serta cita-cita,” kata Sugiono.
Untuk itu, dia menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang merasa terganggu dengan pemasangan atribut Partai Gerindra di berbagai daerah Indonesia.
Dia memastikan, atribut Partai Gerindra akan segera diturunkan setelah peringatan HUT ke-18 parpol yang dipimpin oleh Prabowo itu selesai dilaksanakan.
“Kami juga meminta maaf jika ada pihak-pihak yang merasa terganggu. Ini hanya menunjukkan semangat kami yang begitu besar setelah berjuang sekian lama,” imbuhnya.
Sugiono memastikan bahwa atribut Partai Gerindra langsung dibersihkan. Dia sudah memerintahkan seluruh jajarannya untuk melaksanakan arahan tersebut.
DPP Partai Gerindra akan memantau pencopotan atribut seperti bendera yang dipasang di berbagai sudut kota.
“Kami minta maaf jika ada yang merasa terganggu dengan atribut-atribut dan bendera-bendera. Besok (hari ini), saya meminta kepada seluruh kader dan partai untuk membersihkan atribut-atribut partai yang terpasang,” jelasnya.
Sebelumnya sempat muncul di media sosial (medsos) kritik yang disampaikan oleh publik. Mereka protes karena banyak spanduk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dicabut oleh petugas.
Di saat bersamaan petugas itu tidak mencabut atribut parpol yang terpasang di sana-sini.
“Malam ini kami perintahkan kepada seluruh jajaran untuk membersihkan. Terima kasih. Gerindra ini organisasi. Saya sudah menyampaikan dan ini akan dieksekusi di tingkat lapangan. Tapi saya akan terus memantau,” ujarnya.
Sebelumnya, Prabowo menyentil keberadaan berbagai spanduk, iklan, yang dipasang sembarangan di jalanan. Hal itu dinilai merusak estetika dan membuat turis tidak suka.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
