
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo mengenakan rompi tahanan usai terjaring OTT KPK, Jakarta, Minggu (12/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Timur membantah bahwa Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo adalah kadernya.
Bantahan itu disampaikan Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Gerindra Jawa Timur, Hidayat, Senin (13/4), setelah Gatut terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hidayat menyatakan bahwa Gatut hingga kini belum tercatat sebagai kader resmi Partai Gerindra, meski sempat berkomunikasi soal rencana bergabung.
“Masih belum. Memang ada proses, namun belum resmi menjadi kader Gerindra, karena belum ada keputusan dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat,” tutur Hidayat di Surabaya, Senin (13/4).
Baca Juga:Tak Ingin Dipecat, Kepala OPD di Tulungagung Rela Ngutang Demi Penuhi Uang Pemerasan Bupati
Ia menjelaskan, kedekatan Gerindra dengan Gatut Sunu berawal dari kontestasi Pilkada 2024.
Saat itu, Gerindra bersama Partai Golkar dan PKS mengusung Gatut sebagai calon bupati Tulungagung.
Dalam pasangan tersebut, kader Gerindra, Ahmad Baharuddin maju sebagai calon wakil bupati Tulungagung.
Pasangan ini kemudian berhasil meraih kemenangan dalam Pilkada Tulungagung 2024.
“Gerindra memang mengusung Pak Gatut Sunu (sebagai Bupati Tulungagung) pada Pilkada 2024. Bahkan kader kami (Ahmad Baharuddin) menjadi wakilnya dan terpilih,” sambungnya.
Kendati demikian, Hidayat menegaskan bahwa sampai saat ini belum terdapat keputusan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengenai status keanggotaan Gatut Sunu di Partai Gerindra.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
