
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty. (Ni Putu Putri Muliantari/Antara)
JawaPos.com - Keputusan pemerintah mengizinkan kembali operasional tambang di Raja Ampat menuai kritik dari berbagai kalangan. Kebijakan ini dinilai kontradiktif dengan upaya menjaga ekosistem serta mengembangkan ekowisata berkelanjutan di kawasan yang dikenal sebagai salah satu surga biodiversitas dunia.
Anggota Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menegaskan pentingnya evaluasi izin tambang demi memastikan keberlanjutan pariwisata di Raja Ampat.
“Intinya, kita ingin kelestarian ekosistem Raja Ampat tetap terjaga karena hal itu menjadi tulang punggung pengembangan pariwisata berkelanjutan. Oleh karenanya, kita menghendaki izin tambang yang diberikan dievaluasi total,” kata Evita kepada wartawan, Rabu (1/10).
Pernyataan senada juga datang dari Greenpeace Indonesia. Ketua Tim Kampanye Hutan Greenpeace, Arie Rompas, menilai pemerintah terlalu bergantung pada industri ekstraktif. Ia mengingatkan eksploitasi alam seharusnya tidak melulu untuk meningkatkan prekonomian.
“Seakan tidak ada jalan lain, pemerintah terus bergantung pada industri ekstraktif. Ini hanya menunjukkan miskinnya imajinasi pemerintahan Prabowo dalam membangun ekonomi yang adil dan berkelanjutan," cetusnya.
Sementara, Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Ricky Avenzora, menilai pemerintah kurang serius memaksimalkan potensi ekowisata. Ia mencontohkan kekayaan alam Indonesia yang seharusnya bisa menjadi daya tarik wisata dunia.
“Kita memiliki ratusan gunung berapi, garis pantai panjang, satwa endemik, dan ribuan spesies burung. Semua ini adalah potensi besar, tetapi yang muncul justru konflik antara satwa liar dan manusia,” jelasnya.
Selain menyinggung Raja Ampat, Ricky turut menyoroti langkah pemerintah menyegel dan membongkar sejumlah lokasi wisata di Puncak, Bogor. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan kebijakan yang berlebihan.
“Perihal Puncak, kebijakan Menteri Lingkungan Hidup saya kategorikan sebagai bentuk individual over acting dan abuse of power karena terlihat grasak-grusuk serta cawe-cawe yang tidak bijaksana,” pungkasnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
