Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 September 2025 | 21.50 WIB

Banjir Bandang Terjang Bali, DPR Sebut Tak Hanya Dampak Cuaca Ekstrem Tapi juga Lemahnya Risiko Bencana

Suasana bangunan rumah banjir di Jalan Sulawesi, Denpasar, Bali, Rabu (10/9/2025). (Bayu Sastra Negari/ Radar Bali) - Image

Suasana bangunan rumah banjir di Jalan Sulawesi, Denpasar, Bali, Rabu (10/9/2025). (Bayu Sastra Negari/ Radar Bali)

JawaPos.com - Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat banjir bandang yang melanda Bali. Ia mendesak Pemerintah segera mengambil langkah konkret memperkuat mitigasi bencana dan memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak.

“Kami sampaikan keprihatinan atas bencana alam yang terjadi di Bali dan dukacita mendalam atas jatuhnya korban dalam musibah tersebut,” kata Maman kepada wartawan, Kamis (11/9).

Menurut Maman, bencana ini tidak hanya disebabkan faktor cuaca ekstrem, tetapi juga lemahnya tata kelola risiko bencana.

“Kita tidak bisa lagi hanya menyalahkan curah hujan ekstrem. Banjir Bali adalah alarm keras bahwa sistem mitigasi, kesiapsiagaan, serta perlindungan sosial kita masih lemah dan jauh dari kata ideal,” ujarnya.

Maman menilai masih minimnya sistem peringatan dini, keterbatasan sarana evakuasi, serta lemahnya koordinasi lintas sektor menyebabkan kerugian besar, baik korban jiwa maupun trauma berkepanjangan.

“Percepat distribusi bantuan sosial dan kompensasi bagi warga terdampak, terutama pedagang kecil dan keluarga miskin. Lalu sediakan layanan pemulihan psikososial bagi korban yang kehilangan keluarga maupun mata pencaharian,” tegasnya. 

Ia juga mendorong pemetaan ulang kawasan rawan banjir, penguatan sistem peringatan dini berbasis komunitas, serta edukasi masyarakat terkait prosedur evakuasi cepat. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan penanggulangan bencana. 

“Bali adalah wajah Indonesia di mata dunia. Jika bencana yang berulang terus dibiarkan tanpa mitigasi dan perlindungan yang kuat, maka bukan hanya rakyat yang menderita, tetapi juga wibawa bangsa dipertaruhkan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, banjir bandang menerjang Bali pada Rabu (10/9) dan menelan sembilan korban jiwa yang tersebar di Denpasar, Badung, Gianyar, dan Jembrana. BNPB dan Pemprov Bali telah menetapkan status darurat bencana selama satu pekan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore