Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 02.18 WIB

Prabowo Tanggapi Noel jadi Tersangka KPK: Dikira Pemerintahan Saya Bisa Disogok

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2 - Image

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi demi menjaga kepercayaan rakyat. Ia menyinggung kasus yang menjerat mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel, yang kini menjadi tersangka KPK.

“Saya ingatkan, tapi kadang-kadang ya khilaf manusia itu. Mungkin atau mengira pemerintah Republik Indonesia ini bodoh, atau mengira bahwa pemerintah Republik Indonesia yang saya pimpin lemah, atau mengira pemerintah Republik Indonesia yang sekarang saya pimpin bisa disogok,” kata Prabowo saat membuka APKASI Otonomi Expo 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (28/8).

Prabowo menegaskan, dirinya tidak akan melindungi siapa pun yang terlibat tindak pidana korupsi, termasuk jika berasal dari partai yang ia pimpin. Ketua Umum Partai Gerindra itu menilai korupsi hanya akan merugikan rakyat.

Ia juga mengingat kembali pidatonya dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD pada 15 Agustus lalu, ketika menyatakan tidak segan melepas bahkan kader sendiri jika terbukti korupsi. 

“Saya juga kadang-kadang ngeri juga dengan ucapan-ucapan saya. Di MPR tanggal 15 Agustus, saya katakan kalaupun ada anggota Gerindra yang melanggar saya tidak akan lindungi. Eh, beberapa hari kemudian ada anggota Gerindra (ditangkap), tetapi dia anggota, dia belum kader. Aduh, dia enggak keburu ikut kaderisasi. Sebetulnya orang itu menarik ya, mungkin dia khilaf,” ucapnya.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan sumpah jabatannya sebagai Presiden untuk menjaga amanah rakyat dan menegakkan kebenaran. 

“Saudara-saudara, saya sudah disumpah. Saya akan menegakkan, saya akan menjalankan kewajiban saya, karena saya sudah bersumpah. Saya takut Yang di Atas dan saya takut mengecewakan rakyat Indonesia itu,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore