Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Juli 2025 | 20.33 WIB

Pengiriman BBM di Jember Terlambat Akibat Perbaikan Jalan, Anggota DPR Minta Pertamina Segera Cari Solusi

Anggota DPR RI fraksi PKB  Rivqy Abdul Halim atau yang akrab disapa Gus Rivqy. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com) - Image

Anggota DPR RI fraksi PKB Rivqy Abdul Halim atau yang akrab disapa Gus Rivqy. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

JawaPos.com – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rivqy Abdul Halim menerima laporan dari warga Jember, Jawa Timur tentang keterlambatan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM). Menindaklanjuti itu, dia meminta kepada Pertamina untuk segera menyelesaikan persoalan ini.

Rivqy mengaku sudah menghubungi langsung Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina, Simon Mantiri. Dia berharap keterlambatan tersebut bisa segera diatasi.

“Setelah mendapatkan banyak aduan dari warga Jember terkait keterlambatan BBM pada Sabtu kemarin, saya langsung menghubungi Bapak Simon agar masalah ini mendapatkan atensi atau perhatian khusus dari beliau untuk dapat diatasi dengan secepatnya,” ujar Rivqy, Minggu (27/7).

Keterlambatan pengiriman BBM dari Terminal Banyuwangi dikarenakan penutupan jalur Gumitir dan kemacetan panjang di sekitar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Akibatnya, armada yang membawa BBM sulit melakukan isi ulang sebelum didistribusikan.

Adapun faktor kemacetan jalan di Gumitir adalah perbaikan jalan. Waktu perbaikan jalan yang direncanakan menghabiskan sekitar dua bulan, mestinya menjadi pertimbangan banyak pihak khususnya PT Pertamina dalam akses untuk memenuhi kebutuhan BBM di wilayah sekitar, seperti Jember.

“Hal ini yang mestinya dipertimbangkan PT Pertamina serta pemangku kepentingan lainnya sedari awal, agar keterlambatan pengantaran BBM ke Jember dapat diminimalisir atau diatasi. Misalnya sebelum memulai perbaikan jalur Gumitir, kebutuhan BBM di Jember diperbanyak cadangannya atau segera dipenuhi dari area Surabaya dan Malang,” jelasnya.

Dampak dari keterlambatannya pasokan BBM ke Jember bisa menghadirkan beberapa masalah lain. Diantaranya seperti masalah transportasi yang mengganggu mobilisasi masyarakat, kemudian mengganggu perekonomian masyarakat yang bergantung dengan BBM dan kepanikan masyarakat karena memengaruhi tingkat pendapatannya.

"Saya merasakan apa yang dirasakan warga Jember, karena saya bagian dari mereka. Untuk itu saya akan terus melakukan pengawasan sampai masalah ini benar-benar tuntas, dan menjadi catatan besar evaluasi PT Pertamina agar tidak terulang di kemudian hari,” tutup Rivqy.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore