
Anggota DPR RI fraksi PKB Rivqy Abdul Halim atau yang akrab disapa Gus Rivqy. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rivqy Abdul Halim menerima laporan dari warga Jember, Jawa Timur tentang keterlambatan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM). Menindaklanjuti itu, dia meminta kepada Pertamina untuk segera menyelesaikan persoalan ini.
Rivqy mengaku sudah menghubungi langsung Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina, Simon Mantiri. Dia berharap keterlambatan tersebut bisa segera diatasi.
“Setelah mendapatkan banyak aduan dari warga Jember terkait keterlambatan BBM pada Sabtu kemarin, saya langsung menghubungi Bapak Simon agar masalah ini mendapatkan atensi atau perhatian khusus dari beliau untuk dapat diatasi dengan secepatnya,” ujar Rivqy, Minggu (27/7).
Keterlambatan pengiriman BBM dari Terminal Banyuwangi dikarenakan penutupan jalur Gumitir dan kemacetan panjang di sekitar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Akibatnya, armada yang membawa BBM sulit melakukan isi ulang sebelum didistribusikan.
Adapun faktor kemacetan jalan di Gumitir adalah perbaikan jalan. Waktu perbaikan jalan yang direncanakan menghabiskan sekitar dua bulan, mestinya menjadi pertimbangan banyak pihak khususnya PT Pertamina dalam akses untuk memenuhi kebutuhan BBM di wilayah sekitar, seperti Jember.
“Hal ini yang mestinya dipertimbangkan PT Pertamina serta pemangku kepentingan lainnya sedari awal, agar keterlambatan pengantaran BBM ke Jember dapat diminimalisir atau diatasi. Misalnya sebelum memulai perbaikan jalur Gumitir, kebutuhan BBM di Jember diperbanyak cadangannya atau segera dipenuhi dari area Surabaya dan Malang,” jelasnya.
Dampak dari keterlambatannya pasokan BBM ke Jember bisa menghadirkan beberapa masalah lain. Diantaranya seperti masalah transportasi yang mengganggu mobilisasi masyarakat, kemudian mengganggu perekonomian masyarakat yang bergantung dengan BBM dan kepanikan masyarakat karena memengaruhi tingkat pendapatannya.
"Saya merasakan apa yang dirasakan warga Jember, karena saya bagian dari mereka. Untuk itu saya akan terus melakukan pengawasan sampai masalah ini benar-benar tuntas, dan menjadi catatan besar evaluasi PT Pertamina agar tidak terulang di kemudian hari,” tutup Rivqy.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
