
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna Ke-19 DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024/2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/5/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyatakan bahwa minimnya kehadiran Presiden Republik Indonesia dalam forum-forum internasional, khususnya pada forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam beberapa tahun terakhir menyita perhatian publik.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan bahwa kritik tersebut ditujukan kepada kepemimpinan pemerintahan periode lalu, pada masa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, ia meyakini Presiden Prabowo Subianto kini terlibat aktif dalam berbagai forum internasional.
“Itu kan di periode yang lalu. Saya tentu saja berharap pada Pak Presiden Prabowo, Insya Allah nantinya tentu saja beliau akan hadir pada forum-forum internasional seperti PBB,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/7).
Puan menyatakan, saat ini Presiden Prabowo sudah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam diplomasi global.
Ia pun mencontohkan, keaktifan Prabowo dalam menghadiri sejumlah agenda internasional, termasuk pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Brasil, serta KTT BRICS.
“Karena kita juga melihat bahwa Presiden Prabowo kan sekarang sangat aktif di forum-forum internasional,” tegas Puan.
Sebelumnya, Anies Baswedan menyoroti minimnya kehadiran kepala negara dalam forum-forum internasional, khususnya pada forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini disampaikan Anies saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerakan Rakyat di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (13/7).
Anies menilai, ketidakhadiran kepala negara dalam ajang global seperti Sidang Umum PBB mencerminkan pasifnya posisi Indonesia dalam percaturan dunia internasional. Ia mengkritik kecenderungan Indonesia yang hanya mengirim Menteri Luar Negeri (Menlu) sebagai perwakilan.
“Kita harus selalu muncul dalam pertemuan-pertemuan global. Bapak ibu sekalian, bertahun-tahun Indonesia absen di pertemuan PBB. Kepala negara tidak muncul. Selalu Menteri Luar Negeri,” ucap mantan capres tersebut.
Anies tidak menyebut nama presiden secara langsung, Namun, ia menyebut sikap pasif tersebut justru merugikan posisi strategis Indonesia di kancah internasional.
“Kalau kita tidak aktif di dunia internasional, itu seperti begini. Kita warga kampung. Ukuran kampungnya nomor empat terbesar. Ukuran rumahnya nomor empat terbesar di RT itu. Tapi kalau rapat kampung kita tidak pernah datang. Cuma kita bayar iuran jalan terus,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
