
Seskab Teddy Indra Wijaya. (Istimewa).
JawaPos.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan, kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil, menjadi momen bersejarah. Sebab untuk pertama kalinya Indonesia berpartisipasi sebagai anggota penuh BRICS.
Teddy menyebut bergabungnya Indonesia dalam forum BRICS merupakan inisiasi Prabowo pada tahun pertamanya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
“Ada sejarah baru Indonesia secara resmi, mengikuti KTT BRICS yang pertama kali dan ini adalah inisiasi bapak Presiden, kemudian di tahun yang sama kita diterima, seluruh negara anggota BRICS dukung, dan kemudian di tahun yang sama kita resmi menjadi anggota penuh BRICS,” kata Teddy dalam siaran pers, Rabu (9/7).
Teddy menjelaskan, bergabungnya Indonesia dalam forum ekonomi dunia BRICS merupakan kebijakan Presiden Prabowo agar Indonesia bisa berkolaborasi dengan banyak negara.
“Ini adalah (kebijakan) dari Pak Presiden bagaimana caranya indonesia berkolaborasi, kemudian sebanyak mungkin bergabung dengan organisasi organisasi, ini lah salah satunya BRICS kita bergabung,” ujarnya.
Teddy menuturkan, Presiden Prabowo juga menyampaikan pandangannya dalam pertemuan yang dihadiri kepala negara dan kepala pemerintahan anggota BRICS. Total ada 28 negara yang hadir, rinciannya 10 anggota penuh BRICS, 10 negara partner dan 8 negara tamu.
“Ini menunjukkan Indonesia semakin didengar, semakin diperhatikan, semakin dipandang dan semakin dibutuhkan di dunia global,” tuturnya.
Sebab, keanggotaan BRICS sendiri dari 10 negara hampir 50 persen adalah populasi dunia.
"Dan dari PDB-nya 35 persen dari PDB global," papar Teddy.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengikuti rangkaian hari kedua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 bersama pemimpin dunia di Rio de Janeiro, Brasil. Agenda KTT itu membahas isu lingkungan, COP 30 hingga kesehatan global.
KTT BRICS yang mengangkat tema 'Environment, COP 30, and Global Health' menjadi topik penting yang mencerminkan urgensi kerja sama global di tengah krisis iklim dan tantangan sistem kesehatan dunia.
Dalam sesi tersebut, Prabowo menyampaikan pandangannya dan posisi Indonesia terkait sejumlah isu global. Mulai dari isu lingkungan hidup hingga penguatan sistem kesehatan global yang inklusif dan berkelanjutan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
