
Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyampaikan pidatonya dalam peringatan Tiga Tahun Kebangkitan Klas Buruh di Istora, kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2024). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Presiden Partai Buruh Said Iqbal resmi dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Buruh di Istana pada Senin (8/6). Pelantikan ini berbarengan dengan pelantikan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Said Iqbal merupakan salah satu tokoh pergerakan buruh. Oleh Prabowo, Said Iqbal nantinya akan diberi tugas untuk membantu menyelesaikan urusan pada bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.
"Sekali lagi komitmen bapak Presiden semenjak satu tahun yang lalu, untuk terus bersama-sama mencari formula-formula untuk memastikan masalah tenaga kerja dan masalah kesejahteraan buruh. Itu menjadi prioritas dari pemerintah," kata Prasetyo.
Sementara itu, pelantikan Said Iqbal sendiri mendapat sorotan dari berbagai pihak. Terlebih, dirinya dulu terkenal keras mengkritik kebijakan pemerintah yang kemudian ditarik ke dalam lingkaran pemerintah.
Berikut sederet kritik yang pernah dilontarkan Said Iqbal seperti dirangkum JawaPos.com, Senin (8/6).
Said Iqbal juga sempat mengkritik tindakan aparat yang dianggapnya represif dan tak mencerminkan negara demokrasi saat memblokade massa pada aksi buruh di sekitar Istana Negara, Senin (29/12/2025). Ia menilai tindakan ini merupakan sinyal buruk bagi demokrasi Indonesia.
"Teman-teman bisa lihat, demokrasi di Indonesia makin mundur. Istana tidak boleh menjadi tempat yang sakral yang tidak boleh didatangi rakyatnya, termasuk buruh," ujar Said Iqbal di lokasi.
Baca Juga: Mobil Komando Diderek, Said Iqbal Protes Keras: Pak Prabowo, Kenapa Buruh Dihadapi bak Musuh?
Bahkan, kekecewaan Said Iqbal memuncak saat melihat mobil komando peserta aksi dipaksa mundur. Padahal, menurutnya, jumlah massa yang hadir dalam aksi ini ini belum terlalu besar. Ia menyayangkan tindakan petugas yang dianggap berlebihan dalam menghalangi aspirasi rakyat.
"Hari ini kita dipertontonkan bagaimana mungkin mobil komando peserta aksi diderek, para peserta aksi didorong. Ini sudah kembali ke zaman militeristik, cara-cara militer digunakan untuk menghadapi demonstran," tegasnya.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
