Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Oktober 2024 | 14.29 WIB

Budi Gunawan dan Dua Kader PDIP Diisukan Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Said Abdullah: Belum Ada Sinyal dari Ibu Mega 

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan (kedua kiri) saat rapat koordinasi dengan TNI dan Polri terkait pengamanan jelang pelantikan presiden di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (15/10/2019). TNI dan Polri telah menyiapkan 30 ribu personel gab

 
JawaPos.com - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan (BG), Politikus PDIP Abdullah Azwar Anas, dan Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey dikabarkan bakal masuk dalam kabinet Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. 
 
Merespons itu, Ketua DPP PDIP Said Abdullah menyatakan, hingga kini belum ada petunjuk dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri jika kader partai berlambang kepala banteng moncong putih akan bergabung menjadi menteri. 
 
"Belum ada sinyal dari Ibu ketua umum. Tiga nama itu, baik pak Budi Gunawan, baik pak Azwar Anas, baik bapak Olly Dondokambey menunggu keputusan dari DPP dan Ibu Ketua Umum,” kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10).
 
 
"Belum sama sekali, baik Pak Budi Gunawan, baik Pak Olly, Pak Anas tidak ada pembicaraan diinternal partai dan tidak ada interuksi dari ibu ketua umum, kita semua tegak lurus menunggu apapun titah yang disampaikan oleh ibu ketua umum," sambungnya. 
 
Mantan Ketua Banggar DPR RI itu mrnyebut,
rencana pertemuan antara Megawati dengan Prabowo tidak akan membahas apakah PDIP merapat dan menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran.
 
"Pertama (Megawati dengan Prabowo) tentu tukar pikiran karena Ibu Mega, wapres, presiden juga, bapak Prabowo akan memangku jabatan presiden lima tahun ke depan," ucap Said.
 
Said menegaskan, pertemuan itu bukan transaksional untuk membicarakan pembagian jatah kabinet.
 
 
"Kalau soal koalisi itu pasti tidak akan dibahas karena pertemuan itu bukan pertemuan transaksional, gabung tidak gabung, tapi pertemuan saudara sebangsa," tegas Said.
 
Lebih lanjut, Said memastikan kedua tokoh tersebut akan menggelar pertemuan dalam waktu dekat. Ia menyebut, pertemuan itu digelar sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.
 
"Dipastikan pertemuan Ibu Megawati dengan Bapak Prabowo selaku presiden terpilih momentumnya semakin dekat, kira-kira menurut saya kalau pelantikan 20 (Oktober) maka jauh sebelum tanggal 20 pertemuan itu akan terjadi,” pungkasnya. 
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore