
Anies Baswedan menyapa wartawan usai menggelar pertemuan di kantor DPD PDI Perjuangan, Cakung, Jakarta, Sabtu (24/8/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Dinamika politik bergerak cepat setelah DPR batal merevisi UU Pilkada. Kemarin (24/8) Anies Baswedan datang ke kantor DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jakarta. Pertemuan itu disinyalir merupakan pertanda bahwa PDIP bakal mengusung Anies untuk maju sebagai calon gubernur (cagub) Jakarta.
Anies datang bersama koleganya, Sahrin Hamid dan Tom Lembong, pada pukul 12.30. Sebelum rapat, Anies sempat meminta izin untuk salat Duhur. Pertemuan berlangsung hingga pukul 14.20.
”Beliau ini kangen sama saya. Mau ketemu saya. Udah lama nggak ketemu. Boleh dong,” canda Ketua DPD PDIP Jakarta Adi Wijaya.
Dalam pertemuan itu, Aming –sapaan akrab Adi Wijaya– membenarkan bahwa salah satu pembahasan terkait dengan pilgub Jakarta. Apakah PDIP akan mengusung Anies di pilkada Jakarta? ”InsyaAllah,” kata Aming.
Dia menyatakan, penentuan calon yang bakal diusung PDIP diputuskan Megawati Soekarnoputri. Rencananya, Aming memfasilitasi Anies untuk bertemu dengan Megawati. ”Insya Allah secepatnya,” ujarnya kepada awak media. Masih ada waktu untuk menjalin pertemuan tersebut sebelum pendaftaran di KPU dibuka pada 27–29 Agustus.
Sementara itu, Anies menyebut pertemuannya membahas banyak hal. Memang salah satunya terkait dengan Pilkada 2024. Namun, dia memastikan obrolan soal calon gubernur itu sama sekali tak menyinggung keputusan. ”Karena semua itu di luar kewenangan kita,” katanya.
Anies juga belum menjawab terang soal siap masuk ke PDIP atau tidak jika nanti diusung di pilgub. Dia kembali menegaskan, sebelum keputusan dibuat DPP PDIP, dirinya belum bisa memberikan penjelasan lebih banyak.
Seusai Putusan MK No 60/PUU-XXII/2024, kans PDIP untuk mengusung calon sendiri di berbagai daerah, termasuk Jakarta, memang terbuka lebar. Namun, untuk daerah-daerah penting di seperti Jakarta, Jatim, Jateng, dan Jabar, PDIP memang belum mengumumkan jagoan yang bakal diusung. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa dukungan untuk beberapa provinsi tersebut akan disampaikan langsung oleh Megawati.
Pengamat politik Ujang Komarudin menyebut langkah Anies datang ke DPD PDIP Jakarta itu sebagai strategi mencari tiket untuk maju pilkada Jakarta. ”Sowan dan mendatangi untuk berdiskusi itu sebagai langkah awal menjalin komunikasi,” katanya.
Menurut dia, peluang Anies untuk maju dalam kontestasi hanya tinggal di PDIP. Sebab, koalisi jumbo KIM Plus telah mendeklarasikan jagoannya di Jakarta. Meski begitu, dia menyatakan bahwa sinyal PDIP untuk mengusung Anies belum bisa dipastikan. Sebab, PDIP memiliki sejumlah nama yang bisa diajukan di Jakarta. Salah satunya adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. ”Keputusan sekarang memang tinggal di tangan Megawati,” ujarnya. (elo/lyn/c14 /c12/oni)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
