Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Desember 2022 | 20.27 WIB

NasDem: Pemberian Nama Yohanes Bukti Anies Tak Pernah Politisasi Agama

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh  didampingi Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali, Sekjen Johnny G. Plate dan bakal calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan dalam Perayaan HUT ke-11 Partai NasDem di Jakarta, Jumat (11/11/2022). HUT ke-11 m - Image

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh didampingi Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali, Sekjen Johnny G. Plate dan bakal calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan dalam Perayaan HUT ke-11 Partai NasDem di Jakarta, Jumat (11/11/2022). HUT ke-11 m

JawaPos.com - Kunjungan eks Gubernur DKI Jakarta sekaligus calon presiden yang diusung Partai NasDem Anies Baswedan ke Rumah Doa Alfa Omega, Sentani, Papua, ramai diperbincangkan. Pasalnya, dalam kunjungan itu Anies disebut sebagai Yohanes oleh sang tuan rumah.

Yohanes sendiri adalah panggilan khas umat Kristiani untuk salah satu dari 12 rasul dari Yesus Kristus. Menanggapi hal itu, Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta Nurcahyo Anggoro Jati meminta publik tidak salah menilai sikap pemuka agama di Papua tersebut.

Ia menjelaskan bahwa penyematan nama Yohanes itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan upaya memolitisasi agama. Ia justru menilai penyematan nama tersebut hanya sebagai penghargaan yang menandai Anies diterima di semua agama.

"Kalau politisasi agama, sejujurnya Pak Anies tidak pernah melakukan politisasi agama. Ini kan penghargaan dari pihak lain. Justru harusnya ini merupakan catatan bahwa Pak Anies tidak melakukan politisasi agama, sehingga tokoh agama lain mengapresiasi," ujar Nurcahyo kepada wartawan, dikutip Rabu (28/12)

Oleh karena itu, ia meminta publik untuk tidak termakan soal isu politisasi agama. Sebab, itu hanya tudingan-tudingan yang sengaja diembuskan oleh kelompok-kelompok yang selama ini tidak suka dengan eks Gubernur DKI itu.

"Publik harusnya merasa nyaman dan merasa bahagia, karena itu hanya isu saja yang dihembuskan oleh orang-orang yang tidak menyukai Pak Anies. Padahal kan enggak, enggak ada apa-apa," tegasnya.

Nurcahyo menyebut bahwa Anies sama sekali tidak punya riwayat memolitisasi agama, baik saat mencalonkan diri menjadi gubernur maupun ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sampai tuntas selama lima tahun. "Pak Anies punya rekam jejak selama lima tahun. Apakah rekam jejak beliau ada dalam politisasi agama? Itu kita bisa lihat," pungkasnya.

Sebelumnya, dalam channel YouTube-nya, Anies tengah mengunjungi rumah doa di Papua. Anies disambut pemuka agama setempat sambil dikalungkan sebuah noken dan menyebut Anies dengan nama Yohanes

"Anak kami Anies datang di Rumah Tuhan dengan nama Yohanes," ucap sang pemuka agama yang disambut dengan perkataan amin oleh orang-orang di sekitarnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore