
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menghadiri groundbreaking contract package 202 MRT Jakarta Fase 2A di Jakarta, Sabtu (10/9/2022). Paket CP 202 merupakan bagian dari fase 2 menghubungkan Bundaran HI hingga kawasan Kota. Foto: Dery Ridwansah/ Jaw
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa meyakini, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak mendukung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024. Menurut Erwin, sebagai senior dan tokoh Golkar, JK akan menghargai keputusan musyawarah nasional (Munas) yang telah menetapkan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai capres yang diusung Golkar.
"Jadi, Pak JK anggota Partai Golkar, beliau senior Partai Golkar, tokoh Partai Golkar tentunya menghargai keputusan Munas," ujar Erwin di sela-sela acara Konsolidasi Nasional dan Bimtek Fraksi Partai Golkar se-Indonesia kata Erwin Aksa di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (20/10).
Erwin menegaskan, Partai Golkar memiliki mekanisme tersendiri dalam menentukan capres-cawapres, yakin Munas. Golkar telah menetapkan calon presiden 2024 dari kader Partai Golkar.
"Kemudian ada Rapimnas yang memberikan mandat kepada Ketua Umum Pak Airlangga (sebagai capres). Sampai hari ini belum pernah ada pencabutan perubahan terhadap itu. Jadi posisi partai Golkar seperti itu," ucap Erwin.
Erwin juga meminta publik agar membedakan antara Pilkada DKI Jakarta 2017 dan Pilpres 2024. Saat Pilkada DKI, JK memang sebagai king maker untuk Anies, tetapi pada Pilpres 2024, JK diyakini akan bertindak sesuai keputusan Munas dan Rapimnas Golkar.
"Beda kan, Pilkada dengan Pilpres, jadi kalau pilpres jelas Partai Golkar sudah menetapkan di Munas dan juga diperkuat di Rapimnas. Jadi, belum ada perubahan tentang keputusan politik Partai Golkar, tetap itu landasan hukumnya Partai Golkar," ujar Erwin.
Selain itu, Erwin juga menilai tidak ada kaitan antara kehadiran JK dan Anies Baswedan di acara pernikahan anak Ketua Majelis Syuro PKS dengan dukungan Pilpres beberapa waktu lalu. Apalagi, JK tidak mengeluarkan statement apapun saat itu.
"Yang dilihat adalah Pak JK duduk bareng itu kan dalam konteks kawinan barang kali ya. Pak JK juga tidak ada statement tentang apapun, karena Partai Golkar jelas punya sikap di Munas," pungkas Erwin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
