
GANJAR PRANOWO-MAHFUD MD
JawaPos.com - TPN Ganjar-Mahfud belum lama ini membangun kekuatan baru dengan membentuk Deputi Inklusi jelang pencoblosan Pilpres 2024 yang kian dekat. Hal yang unik dari Deputi Inklusi dibanding deputi lain di TPN Ganjar-Mahfud adalah karena mayoritas anggotanya merupakan wanita.
Para figur yang tergabung ini tentu saja bukan sembarangan, melainkan punya pengalaman dan keahlian di bidangnya masing-masing. Tercatat sekitar enam anggotanya adalah aktivis wanita yang bergerak aktif di berbagai lini isu, mulai dari perempuan, kesetaraan, disabilitas, demokrasi, lingkungan, dan lain sebagainya.
Dari deretan anggota Deputi Inklusi yang dikenalkan pada hari Rabu (15/11/2023) lalu, ada sosok yang dikenal vokal menyuarakan kesetaraan bagi para disabilitas, yaitu Yustitia Arief.
Yustitia dikenal sebagai sosok yang punya track record panjang dalam urusan memajukan hak-hak penyandang disabilitas. Menginisiasi organisasi bernama Advokasi Inklusi Disabilitas (AUDISI), ia sukses mengawal terbitnya beberapa peraturan daerah dan memberdayakan penyandang disabilitas menjadi insan yang produktif dan mandiri.
Direktur Direktorat Disabilitas TPN Ganjar-Mahfud Yustitia Arief. (Istimewa)
Ditanya ihwal bergabungnya ia ke TPN Ganjar Mahfud sebagai Direktur Direktorat Disabilitas TPN Ganjar-Mahfud, Yustitia mengatakan bahwa ia mewakili teman-teman disabilitas melihat Ganjar dan Mahfud merupakan sosok yang bersih dan konsisten dalam mengawal langkah demokrasi, hukum, dan keadilan.
“Saya berjejaring dengan banyak teman-teman di daerah, dan kita tahu sendiri bahwa Pak Ganjar ini sangat terbuka untuk menerima aspirasi teman-teman disabilitas. Beliau bahkan melibatkan teman-teman disabilitas dalam berbagai diskusi, musrenbang, dan sebagainya, sehingga beliau sangat paham bagaimana konteks penghormatan, pelindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima.
Sementara, lanjutnya, sosok Mahfud MD diyakini dapat melakukan percepatan harmonisasi berbagai kebijakan dan regulasi terkait hak penyandang disabilitas mulai dari tingkat pusat hingga daerah.
Awal mula kiprah nyata Yustitia sebagai pegiat disabilitas dimulai setelah berhasil meraih gelar Sarjana Hukum Internasional dari Univ. Pancasila. Setelah itu ia mulai menjajaki berbagai karir, termasuk menjadi seorang penyiar disabilitas pertama di sebuah stasiun televisi swasta.
Di tahun 2011 ia mulai aktif terlibat dalam advokasi disabilitas, di mana dalam sebuah wawancara ia mengaku jika hal tersebut mengalir begitu saja. Di samping ia melihat masih banyak permasalahan bagi penyandang disabilitas dalam mendapatkan berbagai akses, mulai dari pendidikan, kesehatan, pekerjaan, politik hingga pola asuh keluarga yang tidak mengoptimalkan anak dengan disabilitas.
Hingga di tahun 2017 ia mendirikan AUDISI, sebuah yayasan disabilitas yang bergerak dalam bidang pemberdayaan dan advokasi kebijakan. AUDISI sendiri diurus oleh para ahli yang juga penyandang disabilitas dari berbagai ragam disabilitas dan non disabilitas.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
