Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Januari 2024 | 00.33 WIB

Deputi Inklusi TPN Ganjar-Mahfud Dibentuk, Pegiat Kesetaraan Disabilitas Yustitia Arief Ikut Bergabung

GANJAR PRANOWO-MAHFUD MD - Image

GANJAR PRANOWO-MAHFUD MD

JawaPos.com -  TPN Ganjar-Mahfud belum lama ini membangun kekuatan baru dengan membentuk Deputi Inklusi jelang pencoblosan Pilpres 2024 yang kian dekat. Hal yang unik dari Deputi Inklusi dibanding deputi lain di TPN Ganjar-Mahfud adalah karena mayoritas anggotanya merupakan wanita.

Para figur yang tergabung ini tentu saja bukan sembarangan, melainkan punya pengalaman dan keahlian di bidangnya masing-masing. Tercatat sekitar enam anggotanya adalah aktivis wanita yang bergerak aktif di berbagai lini isu, mulai dari perempuan, kesetaraan, disabilitas, demokrasi, lingkungan, dan lain sebagainya.

Dari deretan anggota Deputi Inklusi yang dikenalkan pada hari Rabu (15/11/2023) lalu, ada sosok yang dikenal vokal menyuarakan kesetaraan bagi para disabilitas, yaitu Yustitia Arief. 

Yustitia dikenal sebagai sosok yang punya track record panjang dalam urusan memajukan hak-hak penyandang disabilitas. Menginisiasi organisasi bernama Advokasi Inklusi Disabilitas (AUDISI), ia sukses mengawal terbitnya beberapa peraturan daerah dan memberdayakan penyandang disabilitas menjadi insan yang produktif dan mandiri.

Direktur Direktorat Disabilitas TPN Ganjar-Mahfud Yustitia Arief. (Istimewa)

Ditanya ihwal bergabungnya ia ke TPN Ganjar Mahfud sebagai Direktur Direktorat Disabilitas TPN Ganjar-Mahfud, Yustitia mengatakan bahwa ia mewakili teman-teman disabilitas melihat Ganjar dan Mahfud merupakan sosok yang bersih dan konsisten dalam mengawal langkah demokrasi, hukum, dan keadilan.

“Saya berjejaring dengan banyak teman-teman di daerah, dan kita tahu sendiri bahwa Pak Ganjar ini sangat terbuka untuk menerima aspirasi teman-teman disabilitas. Beliau bahkan melibatkan teman-teman disabilitas dalam berbagai diskusi, musrenbang, dan sebagainya, sehingga beliau sangat paham bagaimana konteks penghormatan, pelindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima.

Sementara, lanjutnya, sosok Mahfud MD diyakini dapat melakukan percepatan harmonisasi berbagai kebijakan dan regulasi terkait hak penyandang disabilitas mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Awal mula kiprah nyata Yustitia sebagai pegiat disabilitas dimulai setelah berhasil meraih gelar Sarjana Hukum Internasional dari Univ. Pancasila. Setelah itu ia mulai menjajaki berbagai karir, termasuk menjadi seorang penyiar disabilitas pertama di sebuah stasiun televisi swasta.

Di tahun 2011 ia mulai aktif terlibat dalam advokasi disabilitas, di mana dalam sebuah wawancara ia mengaku jika hal tersebut mengalir begitu saja. Di samping ia melihat masih banyak permasalahan bagi penyandang disabilitas dalam mendapatkan berbagai akses, mulai dari pendidikan, kesehatan, pekerjaan, politik hingga pola asuh keluarga yang tidak mengoptimalkan anak dengan disabilitas.

Hingga di tahun 2017 ia mendirikan AUDISI, sebuah yayasan disabilitas yang bergerak dalam bidang pemberdayaan dan advokasi kebijakan. AUDISI sendiri diurus oleh para ahli yang juga penyandang disabilitas dari berbagai ragam disabilitas dan non disabilitas.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore