Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Desember 2023 | 03.13 WIB

Blusukan ke Pasar Wonogiri, Ganjar Dicurhati soal Beras hingga Cabai yang Harganya Makin 'Pedas'

Calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo blusukan ke Pasar Kota Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (29/12). - Image

Calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo blusukan ke Pasar Kota Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (29/12).

 
JawaPos.com - Calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mendengarkan keluhan pedagang dan pembeli terkait harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi. Hal itu dilakukan Ganjar saat blusukan ke Pasar Kota Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (29/12).
 
Kedatangan Ganjar ke pasar Wonogiri membuat heboh. Para pedagang dan pembeli langsung mengerumuni mantan Gubernur Jawa Tengah itu.
 
"Pak, gimana ini Pak harga-harga semuanya mahal? Beras mahal, cabai naik, bawang merah bawang putih naik. Tolong Pak, bantu kami rakyat kecil," teriak warga.
 
Ganjar pun dengan sabar melayani keluhan warga itu. Ia menanyakan satu persatu harga kebutuhan pokok, baik pada pedagang maupun pada pembeli.
 
Dari sidak itu, Ganjar mendapati sejumlah harga kebutuhan pokok yang memang naik cukup tinggi. Harga beras dari semula Rp 10.000 kini menjadi Rp 13.000 sampai Rp 16.000 per kilogram.
 
Sementara cabai rawit dari semula Rp 70.000 per kilogram, kini jadi Rp 78.000 sampai Rp 80.000 per kilogram. "Bawang merah dan bawang putih juga naik, Pak. Bawang merah dulu Rp 35.000 dan bawang putih Rp 32.000, sekarang sudah Rp 40.000. Telur dan ayam juga naik," ucap Holy, 43, salah satu pedagang.
 
Kenaikan harga itu lanjut para pedagang dan pembeli sudah berlangsung cukup lama. Khusus beras, harga naik sudah terjadi sejak enam bulan lalu.
 
"Sudah lama pak, sudah enam bulan lebih. Tolong pak diturunkan harganya, kalau tinggi begini, rakyat yang kesulitan," timpal Nevi, 30, salah satu warga.
 
Ganjar mencatat semua keluhan masyarakat terkait harga-harga itu. Ia juga sempat ngopi di warung tengah pasar dan mendengarkan curhat masyarakat. Keluhan yang sama ia dapatkan, tentang harapan harga kebutuhan pokok distabilkan.
 
"Saya melihat ada problem serius soal ini, ini memang harus segera dikendalikan. Pengalaman saya dulu jadi gubernur, yang seperti ini langsung cepat ditindaklanjuti. Saya koordinasi dengan daerah lain agar stok aman, Tim TPID bergerak dan kalau tidak, maka intervensi harus dilakukan dengan operasi pasar," ucap Ganjar.
 
Dari sekian banyak harga yang naik, Ganjar menyoroti terkait harga beras. Selain naik tinggi, kenaikan juga berlangsung lama, lebih dari enam bulan menurut keterangan yang didapat dari pedagang dan masyarakat.
 
"Sepertinya ada hubungannya dengan produksi beras yang turun karena pupuk langka. Maka ke depan kami akan memastikan pupuk tersedia termasuk pupuk bersubsidi harus ditambah serta penyalurannya diawasi agar tepat sasaran," pungkasnya.
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore