
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan dipotong ucapannya oleh Prabowo Subianto saat debat capres perdana di KPU RI, Selasa (12/12).
JawaPos.com - Capres nomor urut 1 Anies Baswedan memberi pernyataan pamungkas dalam debat perdana capres di KPU RI, Selasa (12/12) malam WIB dengan mengungkit-ungkit soal wakanda. Mulanya, ia menyatakan bahwa kebebasan berpendapat akan menjadi janji yang akan dituntaskannya bila terpilih menjadi Presiden RI.
"Anak-anak muda, kita semua menyadari pemilu tentang masa depan. Anda memilih masa depan. Saya yakin Anda memilih yang serius menjadi presiden, bukan yang main-main untuk menjadi presiden," kata Anies saat memberikan pernyataan penutup di KPU RI, Selasa (12/12).
"Dan ketika kita bicara masa depan, saya ingin menyampaikan kepada semua, kebebasan berpendapat akan dijamin, kita tidak mengizinkan lagi situasi di mana orang takut. Maka saya sampaikan, wakanda no more, Indonesia forever," sambungnya yang disambut riuh penonton.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu membuat gerakan tangan menyilang di depan dada saat mengatakan "Wakanda no more" dan mengangkat kedua tangannya dengan satu telunjuk masing-masing mengacung saat mengatakan "Indonesia forever".
Dalam kesempatan yang sama, Anies juga menegaskan bahwa semua orang pasti menginginkan negara yang praktik korupsinya dapat diberantas hingga tuntas.
"Pemerintah memberikan pelayanan yang terbaik dan kita menjunjung etika kita sama di situ," ucapnya.
"Karenanya kita ingin sampaikan kepada semua, kita berada di persimpangan jalan. Antara tetap menjadi negara hukum di mana kekuasaan dikendalikan hukum atau kita menjadi negara kekuasaan dimana hukum diatur dan dikendalikan penguasa," sambung Anies.
Oleh karenanya, Mantan Rektor Universitas Paramadina itu menawarkan agenda perubahan untuk memastikan Indonesia tak jadi negara kekuasaan yang dapat mengatur-atur hukum.
"Dan saya ingin mengatakan bahwa etika dijunjung tinggi. Ketika ada pelanggaran etika jangan bersembunyi dibalik keputusan hukum," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
